Resahkan Warga, Wali Kota Makassar Gandeng Polisi Tindak Tegas Aksi Tembak-tembakan “Omega”

Redaksi
2 Mar 2026 06:07
2 menit membaca

MAKASSAR.DAULATRAKYAT.Fenomena aksi tembak-tembakan menggunakan senjata mainan jenis “Omega” yang kian marak selama bulan suci Ramadan di Makassar mendapat perhatian serius dari Pemerintah Kota. Aksi yang melibatkan peluru plastik hingga jeli ini dinilai bukan lagi sekadar hiburan, melainkan ancaman nyata bagi keselamatan warga dan ketertiban umum.

​Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, menegaskan bahwa fenomena ini tidak boleh dianggap remeh dan harus segera ditangani secara kolektif oleh seluruh pihak terkait.

​”Ini tidak boleh dibiarkan. Permainan tembak-tembak tersebut harus ditangani secara serius oleh seluruh pihak, mulai dari kepolisian, pemerintah kecamatan, hingga lingkungan RT/RW,” tegas Munafri saat ditemui di Kantor Balai Kota Makassar, Senin (2/3/2026).

​Sasar Jalan Raya dan Pengendara

​Aksi saling serang yang umumnya melibatkan anak di bawah umur dan pelajar ini sering ditemukan pada malam hari usai salat tarawih. Mirisnya, aksi tersebut kerap dilakukan di jalan raya, bahkan beberapa pelaku menembak sambil berkendara sepeda motor.

​Pria yang akrab disapa Appi ini menilai penggunaan senjata mainan tersebut sudah mengarah pada tindakan berlebihan yang berisiko memicu kecelakaan lalu lintas maupun konflik fisik antar kelompok.

​”Jangan dianggap main-main karena ini mengganggu suasana Ramadan. Bukan cuma sekadar mainan kalau sudah mencelakakan orang lain dan mengganggu ketertiban umum. Tentu harus ada langkah tegas dari pihak keamanan,” imbuhnya.

​Koordinasi dengan Polrestabes

​Langkah cepat langsung diambil oleh orang nomor satu di Makassar ini. Appi mengaku telah berkoordinasi secara khusus dengan Kapolrestabes Makassar untuk menindaklanjuti keresahan warga tersebut.

​Ia berharap kolaborasi antara aparat keamanan dan jajaran Pemkot Makassar hingga tingkat lingkungan terkecil dapat memperkuat pengawasan selama bulan suci ini.

​Imbauan untuk Orang Tua

​Selain langkah penindakan, Appi juga menitipkan pesan kuat bagi para orang tua di Makassar agar lebih selektif dan ketat dalam memantau aktivitas anak-anak mereka, terutama setelah waktu salat tarawih.

​”Peran keluarga sangat penting. Jangan biarkan anak-anak kita terlibat dalam permainan yang berisiko mencederai diri sendiri maupun orang lain,” pungkasnya.

​Pemerintah Kota Makassar berkomitmen untuk memastikan masyarakat dapat menjalankan ibadah Ramadan dengan nyaman, khusyuk, dan bebas dari gangguan aksi-aksi yang membahayakan di ruang publik. (*)

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

x
x