
MAKASSAR.DAULATRAKYAT.Sekretariat Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Makassar menunjukkan komitmen nyata dalam menjaga kebersihan lingkungan dengan menerapkan sistem pemilahan sampah langsung dari hulunya. Langkah ini diambil agar sampah yang diproduksi di lingkungan kantor tidak langsung menumpuk di Tempat Pembuangan Akhir (TPA).
Sekretaris Dewan (Sekwan) DPRD Makassar, Andi Rahmat Mappatoba, mengungkapkan bahwa program pemilahan sampah ini merupakan inisiatif murni dari internal jajaran Sekretariat DPRD Makassar untuk menciptakan ekosistem kerja yang lebih hijau dan tertata.
”Saya kira ini ide muncul dari kita-kita lah di Sekretariat DPRD. Saya menyampaikan ke teman-teman untuk menindaklanjuti ini, dan alhamdulillah ini sudah kita maksimalkan. Sekarang kita sudah bisa lihat hasilnya,” ujar Andi Rahmat saat memberikan keterangan di Gedung sementara DPRD Makassar 09
Ia juga menglarifikasi isu yang beredar mengenai asal-usul program tersebut. Andi Rahmat menegaskan bahwa fasilitas penunjang bank sampah ini bukanlah program bantuan Corporate Social Responsibility (CSR) dari pihak luar, melainkan gerakan mandiri yang nantinya akan dikelola bersama organisasi internal.
”Bukan CSR, ini inisiatif dari kami untuk membuat. Namun, kami membangun kerja sama dengan Dharma Wanita untuk proses pengelolaannya ke depan,” jelasnya meluruskan.
Untuk memperkuat legalitas dan keberlanjutan program ini, pihak Sekretariat DPRD Makassar saat ini tengah mematangkan Surat Keputusan (SK) pengelolaan sampah tersebut.
Selain itu, pihak DPRD Makassar juga tengah berkoordinasi intensif dengan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Makassar untuk menentukan arah penyaluran hasil sisa buangan yang telah dipilah.
”Tindak lanjutnya, kami akan bekerja sama dengan bank sampah unit nantinya. Terkait bank sampah mana yang akan dituju, kami masih menunggu petunjuk teknis lebih lanjut dari DLH,” tambah Andi Rahmat.
Gerakan pemilahan sampah yang sudah berjalan dalam beberapa pekan terakhir ini juga menjadi bukti kesiapan Sekretariat DPRD Makassar dalam menyukseskan program kebersihan yang digagas oleh Wali Kota Makassar, termasuk dalam menyambut lomba kebersihan tingkat kecamatan.
Andi Rahmat menegaskan, jika nantinya seluruh Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) diwajibkan untuk berpartisipasi aktif dalam program kebersihan tersebut, Sekretariat DPRD Makassar sudah jauh lebih siap secara infrastruktur.
”Paling tidak, ini kan kita sudah lihat aksi nyatanya dari kami di Sekretariat DPRD. Kalau pun nanti memang SKPD diikutkan untuk itu (lomba kebersihan), kita siap. Apalagi sarana dan prasarana yang sekarang kita punyai untuk mendukung hal tersebut sudah kita miliki,”pumgkasnya.



Tidak ada komentar