

MAKASSAR,DAULATRAKYAT- Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Sulawesi Selatan, drg. Andi Rachmatika Dewi, menyampaikan apresiasi atas kinerja perekonomian Sulawesi Selatan yang berhasil mencatatkan pertumbuhan di atas rata-rata nasional.
Capaian positif ini dinilainya harus terus diperkuat melalui perluasan akses dan literasi keuangan masyarakat, salah satunya lewat ajang Financial Inclusion Expo (FIN Expo) 2026.
Politisi yang akrab disapa Cicu ini menegaskan bahwa ketahanan ekonomi Sulsel tidak lepas dari sinergi yang kuat antara pemerintah daerah, lembaga keuangan, serta daya tahan pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) yang menjadi tulang punggung perekonomian daerah.
”Pertumbuhan ekonomi Sulsel yang berada di atas rata-rata nasional adalah bukti bahwa aktivitas ekonomi masyarakat kita sangat dinamis. Tantangan kita ke depan adalah memastikan pertumbuhan ini berkualitas, inklusif, dan dirasakan langsung oleh masyarakat hingga tingkat tapak,” ujar Andi Rahmatika Dewi di Makassar.
Dorong Literasi dan Inklusi Keuangan lewat FIN Expo 2026
Mengenai pelaksanaan FIN Expo 2026 yang diselenggarakan oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK) bersama Industri Jasa Keuangan (IJK) di Atrium Trans Studio Mall (TSM) Makassar pada 2–4 Oktober 2026, Cicu menilai momentum tersebut sangat strategis untuk mengakselerasi pemahaman finansial publik.
Ia menekankan bahwa tingkat inklusi keuangan yang tinggi harus berjalan beriringan dengan literasi keuangan yang matang agar masyarakat terhindar dari risiko keuangan ilegal, seperti pinjaman online (pinjol) ilegal dan investasi bodong.
”FIN Expo 2026 bukan sekadar pameran produk perbankan dan keuangan, melainkan wadah edukasi publik. Kita ingin masyarakat semakin cerdas mengelola keuangan, paham instrumen investasi yang aman, serta memanfaatkan pembiayaan formal untuk mengeskalasi bisnis UMKM,” jelasnya.
Komitmen DPRD Sulsel
Ketua DPRD Sulsel ini menegaskan komitmen lembaga legislatif untuk terus mengawal regulasi, fungsi pengawasan, dan penganggaran yang berpihak pada penguatan ekonomi kerakyatan serta kemudahan akses modal bagi pelaku usaha lokal.
DPRD Sulsel berharap kolaborasi antara OJK, Bank Sulselbar, perbankan nasional, dan pelaku industri keuangan dapat terus berlanjut guna menjaga stabilitas ekonomi daerah dan mendorong kesejahteraan masyarakat Sulawesi Selatan secara berkelanjutan.


Tidak ada komentar