Dukung Program Makanan Bergizi Gratis, BI Sulsel Libatkan UMKM dan Pesantren Darul Istiqamah Maros

Redaksi
22 Feb 2026 01:51
2 menit membaca

MAKASSAR.DAULATRAKYAT.Bank Indonesia (BI) Perwakilan Sulawesi Selatan (Sulsel) mengambil langkah nyata dalam mendukung program Makanan Bergizi Gratis (MBG) yang dicanangkan oleh Pemerintah Pusat.

Dukungan tersebut diwujudkan melalui pemberdayaan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) binaan yang terintegrasi langsung dengan rantai pasok ekosistem pondok pesantren.

​Kepala BI Sulsel, Rizky Ernadi Wimanda, mengungkapkan bahwa salah satu percontohan sinergi ini berjalan di Pesantren Darul Istiqamah, Kabupaten Maros. Di pesantren ini, program MBG dijalankan dengan melibatkan potensi ekonomi lokal secara maksimal.

​”Bentuk dukungan BI terhadap program MBG adalah dengan memastikan kelancaran suplai bahan-bahan pangan yang berasal dari UMKM binaan Bank Indonesia. Kami juga memastikan UMKM ini dikelola oleh tenaga profesional agar bisnisnya berjalan dengan baik,” ujar Rizky pada acara Bincang-Bincang Media di rumah UMKM Rewako BI jumat (20/02/2026)

​Lanjut dipaparkan Rizky bahwa pemberdayaan Koperasi dan Petani Lokal: Kebutuhan pangan untuk program MBG dikelola melalui Koperasi Merah Putih milik pesantren. Koperasi ini menyerap langsung hasil panen dari para petani dan peternak yang ada di sekitar lingkungan pesantren.

“​Pemanfaatan Green House salah satu sumber bahan baku berasal dari fasilitas green house yang dikelola oleh petani di area pesantren. Green house ini memproduksi berbagai komoditas segar berkualitas,”ucapnya.

​Adapun untuk suplai bahan ke SPPG berasal dari hasil panen dari para petani, seperti buah-buahan, sayuran, dan cabai, kemudian disuplai langsung ke Satuan Pelayanan Program Gizi (SPPG) yang ada di pesantren. SPPG inilah yang bertugas mengolah dan mendistribusikan makanan bergizi tersebut.

​Pihaknya juga melakukan pendampingan dimana BI membina para pelaku UMKM (petani, peternak, dan pengelola bisnis) agar mampu menyuplai bahan baku secara konsisten.

“BI memberikan pendampingan agar sistem pengelolaan bisnis rantai pasok ini berjalan secara profesional dan berkelanjutan,”tambahnya.

​Melalui skema ini program Makanan Bergizi Gratis tidak hanya bermanfaat untuk meningkatkan gizi masyarakat dan santri, tetapi juga menciptakan perputaran ekonomi yang positif bagi para petani, peternak, dan UMKM.

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

x
x