Jadi Percontohan Nasional, Melinda Aksa Paparkan Inovasi Pembangunan Keluarga Makassar di Hadapan Menteri Kependudukan

Redaksi
26 Feb 2026 06:04
2 menit membaca

JAKARTA.DAULATRAKYAT.Prestasi membanggakan diukir Tim Penggerak (TP) PKK Kota Makassar di kancah nasional. Ketua TP PKK Makassar, Melinda Aksa, diundang khusus oleh Kementerian Kependudukan dan Pembangunan Keluarga (Kemendukbangga/BKKBN) untuk memaparkan praktik baik pembangunan keluarga dalam ajang “Prasara dan Vistara” di Jakarta, Kamis (26/2/2026).

​Kehadiran Melinda Aksa sebagai narasumber utama merupakan bentuk apresiasi langsung dari pemerintah pusat atas progresivitas TP PKK Makassar. Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga, Wihaji, menyebut Makassar sebagai salah satu daerah yang sukses menjalankan program prioritas pembangunan keluarga secara nyata.

​”Hari ini kita mendengarkan praktik baik dari beberapa daerah yang aktif dan progresif, salah satunya Ketua TP PKK Makassar. Ini adalah representasi contoh praktik yang bisa direplikasi oleh daerah lain di Indonesia,” ujar Menteri Wihaji saat membuka kegiatan.

​Inovasi Berbasis Data: MASIGA dan SIKE’DE

​Dalam sesi panel, Melinda Aksa menekankan bahwa kunci keberhasilan program di Makassar terletak pada penggunaan data yang akurat. Ia memperkenalkan inovasi digital milik DPPKB Makassar, yakni MASIGA (Manajemen Sistem Informasi Keluarga) dan SIKE’DE (Sistem Informasi Kinerja KB).

​”Data dari aplikasi tersebut diolah dengan baik sehingga menjadi bahan pertimbangan dalam menyusun program agar tepat sasaran. Di sana lengkap, ada indeks kemandirian, ketenteraman, hingga indeks kebahagiaan keluarga,” jelas Melinda.

​Genting, Gati, hingga Sekolah Lansia

​Melinda juga memaparkan sejumlah program unggulan yang telah berjalan di 15 kecamatan di Makassar, di antaranya:

​GENTING (Gerakan Orang Tua Asuh Cegah Stunting): Sinergi dengan sektor swasta melalui Rumah Gizi untuk distribusi makanan tambahan bagi anak berisiko stunting.

​GATI (Gerakan Ayah Teladan Indonesia): Mendorong peran ayah dalam pengasuhan, termasuk kebijakan mengantar anak di hari pertama sekolah.

​TAMASYA (Taman Asuh Sayang Anak): Rencana penyediaan layanan penitipan anak bagi pegawai di lingkungan perkantoran.

​Sekolah Lansia: Program pemberdayaan lansia agar tetap sehat, produktif, dan mandiri di seluruh kecamatan.

​Di sektor ekonomi, Melinda mengungkapkan bahwa PKK Makassar telah mendampingi 153 UMKM di 153 kelurahan melalui edukasi literasi keuangan, pembentukan koperasi PKK, hingga fasilitasi pameran.

​Apresiasi dan Penghargaan Nasional

​Atas dedikasi tersebut, Menteri Wihaji menyerahkan piagam penghargaan kepada Melinda Aksa sebagai narasumber inspiratif. Melinda menegaskan komitmennya untuk terus bersinergi dengan pemerintah pusat demi mewujudkan visi Indonesia Emas 2045 yang dimulai dari ketahanan keluarga.

​”Keluarga adalah kelompok terkecil dari suatu bangsa. Jika kita mampu mengurusi keluarga dengan baik, maka bangsa kita akan menjadi bangsa yang hebat,” pungkas istri Wali Kota Makassar ini.

​Acara ini turut dihadiri oleh jajaran pengurus TP PKK Pusat serta perwakilan TP PKK dari seluruh provinsi dan kabupaten/kota se-Indonesia. (*)

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

x
x