Jokowi Beri Isyarat Eksplisit di Rakernas PSI Makassar,Raja Juli Antoni : Ini Pompa Semangat Kader Seluruh Indonesia

Redaksi
31 Jan 2026 05:53
News Politik 0 25
2 menit membaca

MAKASSAR.DAULATRAKYAT.Pelaksanaan Rapat Kerja Nasional (Rakernas) Partai Solidaritas Indonesia (PSI) yang berlangsung di Hotel Claro, Makassar, pada 29–31 Januari 2026, menjadi momentum krusial bagi partai berlambang Gajah tersebut.

Kehadiran dan paparan Presiden Joko Widodo dalam acara tersebut dinilai membawa energi baru yang luar biasa bagi seluruh kader.

​Sekretaris Jenderal DPP PSI Raja Juli Antoni  mengatakan bahwa arahan Presiden Jokowi bukan sekadar formalitas, melainkan sebuah suntikan keyakinan bahwa PSI akan mampu mengamankan kursi di parlemen serta tetap berada di lingkaran strategis pendukung kebijakan Jokowi.

​Raja Juli Antoni yang juga Menteri Kehutanan tersebut menegaskan bahwa meski disampaikan dalam bingkai formal, pesan Presiden Jokowi sangat eksplisit ditujukan kepada para pendukung setianya di seluruh Indonesia.

​”Bagi saya, paparan Pak Jokowi itu cukup eksplisit mengundang para Jokowi Lovers dan pemilih yang selama 10 tahun ini merasakan manfaat kepemimpinan beliau untuk segera berbondong-bondong bergabung. Baik mendaftar sebagai anggota secara online maupun menjadi relawan di TPS,” ujarnya di Hotel Claro.Makassar Sabtu (31/01/2026)

​Pihaknya meyakini bahwa pola kepemimpinan Jokowi yang bermanfaat bagi masyarakat luas harus terus dilanjutkan, dan PSI memposisikan diri sebagai wadah utama bagi mereka yang ingin memastikan keberlanjutan program-program tersebut.

​Selain aspek politik, Rakernas ini juga menekankan penggunaan teknologi melalui aplikasi khusus partai. Alat ini digunakan untuk memantau kinerja kader dari tingkat pusat hingga daerah secara real-time.

​Ia juga mengatakan PSI bakal melakukan koordinasi terintegrasi guna memudahkan koordinasi antara DPP, DPW, hingga DPD.

​Kemudian transparansi  data guna memantau jumlah anggota aktif dan aktivitas politik di lapangan.

​Selanjutnya evaluasi kinerja yang akan menjadi tolok ukur rekrutmen. Kader yang tidak memenuhi standar atau tidak “perform” secara otomatis akan terevaluasi oleh sistem.

​”Aplikasi ini adalah alat yang memudahkan kita tetap konsentrasi pada keberadaan kader di lapangan. Kalau nanti ada yang tidak memenuhi standar atau tidak memiliki kapasitas, maka sistem akan menjadi tolok ukur rekrutmen anggota aktif ke depan,”ungkapnya.

​Penutupan Rakernas di Makassar ini menandai babak baru bagi PSI untuk memperkuat barisan.

Ia berharap dengan dukungan moral yang kuat dari Presiden Jokowi, PSI optimistis dapat mengonversi semangat relawan menjadi suara nyata di kursi legislatif pada kontestasi mendatang.

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

x
x