
MAKASSAR.DAULATRAKYAT.Di tengah pesatnya perkembangan teknologi komunikasi, loyalitas terhadap satu penyedia layanan seringkali menjadi cerminan dari kualitas layanan yang tak pernah mengecewakan.
Kisah ini terbagi dalam dua figur penting di dunia bisnis Indonesia yang membuktikan keandalan tersebut: H. Hakim Rauf, Direktur PT Dian Yuspa Mandiri di Kalimantan Timur, dan H.Azhari Sirajuddin, salah satu pejabat di Bosowa Energi.
Bagi seorang direktur yang bertanggung jawab atas operasional perusahaan, konektivitas yang aman, stabil, dan tanpa hambatan adalah kebutuhan mutlak, bukan sekadar pelengkap.
“Saya sudah sangat lama menggunakan Telkomsel, sulit rasanya menghitung tepatnya. Tapi yang pasti, provider ini sudah menjadi bagian tak terpisahkan dari pekerjaan saya,” ujar H. Hakim Rauf saat berada di Makassar karena urusan keluarga.
Inti dari kepercayaan H. Hakim Rauf terletak pada dua pilar utama layanan Telkomsel: keamanan dan kelancaran jaringan. Di era di mana data dan komunikasi bisnis rentan terhadap ancaman siber, jaminan keamanan data menjadi faktor penentu.
“Sebagai pimpinan perusahaan, komunikasi yang kami lakukan seringkali menyangkut data sensitif dan keputusan strategis. Dengan Telkomsel, saya merasa ada jaminan keamanan yang tinggi. Jaringan mereka terasa lebih solid dan tepercaya untuk mengirim dan menerima informasi penting,” jelas pria yang berasal dari Kabupaten Pinrang Sulawesi Selatan tersebut.
Sehari-harinya beraktivitas di Kalimantan Timur selama 25 tahun.
Kalimantan Timur dengan bentang alam yang luas dan seringkali menantang, membutuhkan provider yang mampu menjangkau berbagai lokasi. Kelancaran koneksi yang dirasakan H. Hakim Rauf sangat mendukung mobilitasnya, baik saat berada di kota maupun ketika mengunjungi lokasi proyek di daerah terpencil.
“Kelancaran sinyal itu vital. Bayangkan kalau sedang di tengah negosiasi penting atau harus memberikan instruksi mendesak kepada tim di lapangan, lalu jaringan terputus. Itu bisa merugikan perusahaan. Sejauh ini, Telkomsel selalu memberikan performa yang mulus dan stabil,” tambahnya.
Melengkapi pandangan H. Hakim Rauf tentang keandalan H.Azhari Sirajuddin, yang kini menginjak usia 70 tahun dan bertugas di Bosowa Energi, membawa perspektif yang lebih mendalam mengenai sejarah kesetiaan. Beliau adalah saksi mata evolusi layanan telekomunikasi di Indonesia.
“Saya sudah menggunakan Telkomsel sejak hari pertama provider ini beroperasi,” ungkap Azhari. “Artinya, saya sudah melalui berbagai fase teknologi, dari 2G hingga sekarang. Bagi perusahaan sebesar Bosowa Energi, yang memiliki jangkauan bisnis yang luas, kami tidak bisa coba-coba dalam memilih mitra komunikasi.”
Azhari menekankan bahwa di usianya yang matang, kesederhanaan, keamanan, dan fungsionalitas adalah yang utama.
“Telkomsel telah membuktikan diri sebagai provider yang tidak hanya inovatif, tetapi juga konsisten dalam menjaga kualitas layanan dasar. Ini yang membuat saya, dan juga tim di Bosowa, tetap merasa aman dan yakin,” tambah beliau yang dalam seminggu mengharuskan dirinya pulang pergi Makassar -Jakarta karena urusan keluarga dan profesionalitas pekerjaan.
Kisah H. Hakim Rauf dan Azhari Sirajuddin menjadi testimoni nyata bahwa di balik kecepatan dan inovasi teknologi, faktor fundamental seperti keandalan, jangkauan, dan rasa aman tetap menjadi kunci utama yang mengikat loyalitas pengguna, terutama bagi kalangan profesional dan pebisnis.
Kedua tokoh ini, mewakili kepemimpinan di PT Dian Yuspa Mandiri dan Bosowa Energi, memperlihatkan bahwa memilih Telkomsel adalah sebuah investasi jangka panjang dalam efisiensi dan stabilitas operasional.
Telkomsel, dengan warna merah ikoniknya, tidak hanya menghubungkan panggilan dan data, tetapi juga menjaga roda bisnis di Kalimantan Timur dan Bosowa Group berputar dengan aman dan lancar di Jantung Borneo dan bumi Anging Mamiri


Tidak ada komentar