Pesawat Indonesia Air Transport Hilang Kontak di Wilayah Maros-Pangkep

Redaksi
17 Jan 2026 13:30
News 0 19
2 menit membaca

MAKASSAR.DAULATRAKYAT.Kabar duka menyelimuti dunia penerbangan Sulawesi Selatan. Sebuah pesawat tipe ATR 400 milik maskapai Indonesia Air Transport dilaporkan hilang kontak pada Sabtu, 17 Januari 2026, siang tadi.

​Informasi ini pertama kali diterima dari General Manager AirNav Makassar, Bapak Kristanto, pada pukul 13.17 WITA. Pesawat tersebut sedang menempuh rute penerbangan dari Yogyakarta (JOG) menuju Makassar (UPG) sebelum akhirnya memutus komunikasi dengan menara pengawas.

Titik Koordinat dan Lokasi Kejadian

​Berdasarkan data terakhir yang diterima, pesawat diperkirakan berada di wilayah antara Kabupaten Maros dan Kabupaten Pangkep. Titik koordinat terakhir terpantau pada:

04°57’08” S – 119°42’54” E

 

Data Penumpang (POB)

​Hingga saat ini, dilaporkan terdapat 11 orang di dalam pesawat (Person on Board), dengan rincian sebagai berikut:

  • Kru Pesawat: 8 orang
  • Penumpang: 3 orang

Upaya Penyelamatan (SAR)

​Kantor Pencarian dan Pertolongan (Kansar) Makassar merespons cepat laporan tersebut dengan mengerahkan tim rescue ke lokasi yang diduga menjadi titik jatuhnya pesawat. Sebanyak 15 personel penyelamat telah diberangkatkan dengan membawa sejumlah Alut (Alat Utama), di antaranya:

  • 1 unit Mobil Truk Personel untuk mobilisasi tim.
  • 1 unit Rescue Car dilengkapi peralatan evakuasi.
  • 1 unit Drone untuk melakukan pemantauan udara guna mempercepat pencarian di medan yang sulit.

​Kepala Seksi Operasi Basarnas Makassar, Andi Sultan, membenarkan jumlah penumpang dan kru di dalam pesawat. “Person On Board (POB) 8 kru dan 3 penumpang,” ujarnya.

Pesawat lepas landas dari Yogyakarta, dan dijadwalkan mendarat di Bandara Internasional Sultan Hasanuddin. Tim SAR gabungan telah bergerak menuju lokasi dugaan hilang kontak di sekitar kawasan Leang-Leang, Maros.

Sebanyak 5 personel dikerahkan untuk asesmen awal, disusul 15 personel tambahan, dengan potensi kekuatan hingga 40 personel.

Basarnas juga mengerahkan satu unit drone, untuk memperluas pencarian dari udara. Informasi awal hilangnya kontak diterima dari AirNav Indonesia Cabang MATSC Makassar.

Data pemantauan penerbangan dari Flightradar24 menunjukkan, pesawat berangkat dari Yogyakarta pada pukul 08.08 WIB, sementara FlightAware mencatat pesawat terakhir terpantau pukul 12.22 WITA.

Riwayat penerbangan mencatat, sehari sebelumnya pesawat ini terbang dari Bandung melalui Bandara Internasional Husein Sastranegara, menuju Semarang via Bandara Internasional Ahmad Yani, lalu melanjutkan ke Yogyakarta. Hingga berita ini diturunkan, proses pencarian masih berlangsung

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

x
x