Respon Cepat Pemkot Makassar, 40 Satgas Diterjunkan Atasi Genangan di Jalan Nasional, Kini Surut 

Redaksi
22 Feb 2026 03:02
2 menit membaca

MAKASSAR.DAULATRAKYAT.Hujan deras yang mengguyur Kota Makassar sejak siang hingga malam hari pada Sabtu (21/2/2026) menguji ketahanan sejumlah titik rawan genangan. Salah satu lokasi terdampak adalah ruas Jalan A.P. Pettarani, tepatnya di belokan menuju Jalan Yusuf Daeng Ngawing dekat kampus Universitas Negeri Makassar (UNM), di mana air sempat meluap dan mengganggu arus lalu lintas.

​Menindaklanjuti arahan cepat Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, Dinas Pekerjaan Umum (PU) Kota Makassar langsung mengambil langkah responsif. Tanpa menunggu air semakin tinggi, Tim Satuan Tugas (Satgas) Drainase diterjunkan ke lokasi untuk melakukan penanganan darurat.

​Kepala Dinas PU Kota Makassar, Zuhaelsi Zubir, menjelaskan bahwa pihaknya menurunkan 40 personel Satgas yang dibagi ke dalam dua kelompok kerja agar proses pembersihan dan penguraian genangan dapat dilakukan secara maksimal.

  • Kelompok I: Bertugas melakukan pembersihan mulai dari Jalan Yusuf Daeng Ngawing hingga ke depan kampus UNM di ruas Jalan A.P. Pettarani.
  • Kelompok II: Menyisir saluran air dari perempatan Jalan A.P. Pettarani dan Jalan Andi Djemma hingga ke pintu air Landak Baru.

​Di tengah guyuran hujan, petugas Satgas bekerja keras membersihkan saluran drainase. Mereka tidak hanya membersihkan bagian permukaan, tetapi juga turun langsung ke dalam selokan dengan peralatan seadanya untuk memastikan tidak ada hambatan di dalam drainase.

​”Dari hasil pemeriksaan, petugas menemukan tumpukan sampah serta sedimentasi yang menghambat aliran air. Pembersihan dilakukan dengan mengangkat sampah, mengurai lumpur, serta membuka tali-tali air yang tersumbat agar aliran kembali lancar,” tutur Zuhaelsi.

​Lebih lanjut, Zuhaelsi juga memberikan catatan bahwa secara kewenangan, Jalan A.P. Pettarani merupakan ruas jalan nasional yang berada di bawah tanggung jawab Balai Besar Pelaksana Jalan Nasional. Namun, demi kepentingan dan kelancaran aktivitas masyarakat, Pemerintah Kota Makassar tetap mengambil langkah proaktif.

​”Kami memahami bahwa ini jalan nasional, tetapi karena dampaknya langsung dirasakan warga Kota Makassar, maka kami tetap turun melakukan pembersihan sampah dan mengurai genangan agar kondisi cepat tertangani,” terangnya.

​Langkah cepat dan kolaboratif ini terbukti efektif. Setelah dilakukan pembersihan intensif, genangan di Jalan A.P. Pettarani dilaporkan berangsur surut dan kondisi jalan kembali bisa dilalui kendaraan dengan normal.

Bagi Pemerintah Kota Makassar, penanganan genangan ini bukan sekadar rutinitas teknis, melainkan bentuk kehadiran nyata di tengah masyarakat terutama saat cuaca ekstrem melanda.

 

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

x
x