
MAKASSAR – Komitmen pelayanan publik Pemerintah Kota Makassar diuji oleh cuaca ekstrem. Di tengah padatnya agenda Safari Ramadan, Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, menunjukkan empati nyata dengan meninjau langsung posko pengungsian warga terdampak banjir di SDN Paccerakkang, Kecamatan Biringkanaya, Kamis (26/2/2026) malam.
Tiba tepat pukul 22.35 WITA, pria yang akrab disapa Appi ini langsung berbaur dengan 229 jiwa dari 64 KK yang mengungsi, termasuk warga dari kawasan Kodam III. Tanpa sekat protokoler, Appi hadir untuk memastikan kebutuhan dasar warga terpenuhi di tengah kondisi sulit.
Instruksi Tegas untuk Kelompok Rentan
Dalam kunjungannya, Munafri membawa paket bantuan yang diserahkan langsung kepada pengungsi, dengan prioritas utama pada ibu hamil, balita, dan lansia. Ia menegaskan bahwa perhatian ekstra wajib diberikan kepada kelompok rentan tersebut.
”Bapak dan ibu, jika ada keperluan atau aspirasi, mohon sampaikan langsung kepada kami. Baik itu makanan, obat-obatan, atau bantuan lainnya, akan kami upayakan penuhi secepatnya,” ujar Appi saat berdialog dengan warga di lokasi.
Tak hanya sekadar meninjau, Wali Kota memberikan instruksi tegas kepada jajaran SKPD yang mendampingi:
Dinas Kesehatan: Memastikan layanan pengobatan di posko berjalan optimal 24 jam.
Damkarmat & PDAM: Menjamin ketersediaan air bersih untuk kebutuhan MCK dan konsumsi.
Dinas Sosial & BPBD: Bertanggung jawab atas logistik, tenda darurat, serta tempat tidur yang layak.
Sinergi dan Pengawasan di Lapangan
Munafri menekankan bahwa koordinasi di lapangan berada di bawah kendali Camat sebagai penanggung jawab wilayah, dengan dukungan penuh dari seluruh perangkat daerah seperti Satpol PP dan Kesbangpol. Ia juga meminta para Ketua RT dan RW untuk menjadi garda terdepan dalam menjaga ketertiban dan keamanan di sekitar lokasi pengungsian.
”RT, RW, Lurah, dan Camat, mari sama-sama kita jaga saudara-saudara kita yang sedang di pengungsian. Pemerintah akan terus hadir bersama masyarakat, baik dalam suka maupun duka,” pungkas mantan CEO PSM Makassar tersebut.
Kehadiran lengkap jajaran pemerintah kota di tengah malam ini mengirimkan pesan kuat bahwa penanganan bencana menjadi prioritas yang tidak mengenal waktu, demi memastikan tidak ada satu pun warga yang terabaikan selama masa tanggap darurat


Tidak ada komentar