Cobig Tour Gelar Manasik Umrah Akbar, Ustadz Mustamin Ingatkan Ibadah Harus Sesuai Tuntunan Rasulullah  

Redaksi
16 Jun 2026 07:40
2 menit membaca

MAKASSAR.DAULATRAKYAT.Sebanyak 400 jemaah umrah binaan Cobig Tour mengikuti kegiatan manasik umrah akbar sebagai persiapan keberangkatan mereka yang dijadwalkan berlangsung pada 27 dan 28 Juni mendatang. Kegiatan pembekalan ini digelar di Balai Pertemuan Hasanuddin (BPH) Kodam XIV Hasanuddin, Selasa (15/06/2026).

Kegiatan ini menjadi bekal penting bagi para jemaah, dengan penekanan utama agar seluruh rangkaian ibadah dilaksanakan sesuai dengan tuntunan Rasulullah ﷺ. Sebagai pemateri, Ustadz H. Mustamin Musaruddin, Lc Hafidzahullah menyampaikan bahwa memahami ilmu di balik setiap amalan ibadah adalah hal yang sangat mendasar, karena seluruh rangkaian ibadah dalam Islam memiliki landasan yang jelas dan tidak boleh dilakukan secara sembarangan.

Ia pun mengutip firman Allah SWT: “Maka ketahuilah, bahwa tidak ada sesembahan yang berhak disembah selain Allah, dan mohonlah ampunan atas dosamu dan atas dosa orang-orang mukmin laki-laki dan perempuan. Dan Allah mengetahui tempat usahamu dan tempat tinggalmu.”

Menurutnya, manasik bukan sekadar latihan gerakan atau ritual belaka, melainkan sarana untuk meluruskan cara beribadah agar sesuai dengan keteladanan Rasulullah ﷺ. “Manasik dan ibadah lainnya harus mengikuti tuntunan Rasulullah,” tegasnya.

Suasana kegiatan terlihat penuh semangat dan khidmat. Para jemaah tidak hanya menyimak penjelasan, tetapi juga aktif mencatat materi dan mengajukan pertanyaan. Di sela-sela kegiatan, terasa suasana yang penuh haru dengan lantunan doa-doa, baik untuk keluarga yang ditinggalkan maupun harapan agar ibadah nanti diterima Allah SWT.

Manasik ini menjadi awal perjalanan yang menguji ketahanan fisik sekaligus menyucikan hati, mengingatkan bahwa umrah bukan sekadar perjalanan ke Tanah Suci, melainkan perjalanan mendekatkan diri kembali kepada Allah.

Di tempat yang sama, Ustadz H. Lukman Jamal, Lc Hafidzahullah selaku Pembina PT Cobig Indonesia Kreatif, menyampaikan pandangannya bahwa ibadah umrah bukan hanya soal kemampuan fisik, tetapi juga kebersamaan dan jawaban atas panggilan ilahi.

“Ibadah umrah akan terasa lebih bermakna jika dilaksanakan bersama keluarga. Perlu dipahami juga, umrah bukan milik orang kaya semata, melainkan milik siapa saja yang dipanggil Allah dan bersedia menjawab panggilan itu,” ujarnya.

Pesan tersebut disambut baik oleh para jemaah, yang sebagian besar telah menabung bertahun-tahun bahkan mengaku tidak menyangka kesempatan ini akhirnya datang. Ustadz Lukman juga mengingatkan agar doa menjadi bekal utama dalam perjalanan.

“Siapkan doa terbaik. Doakan keluarga, pasangan, dan jangan lupa mendoakan para pemimpin negeri kita,” pesannya menutup arahan.

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

x
x