
MAKASSAR.DAULATRAKYAT.Perhelatan budaya bergengsi Sao Raja Tana Daeng Festival 2026 resmi berakhir dengan sangat semarak pada Minggu (19/7/2026) malam di Plaza Sunset Center Point of Indonesia (CPI) Makassar. Penampilan spesial dari penyanyi papan atas tanah air, Ghea Indrawari, menjadi penutup spektakuler yang sukses membius ribuan pengunjung di panggung utama.
Festival kebudayaan yang digelar secara gratis oleh Dinas Kebudayaan Kota Makassar ini dihadiri dan didukung penuh oleh Wali Kota Makassar H. Munafri Arifuddin, S.H., Wakil Wali Kota Hj. Aliyah Mustika Ilham, S.E., M.A.P., serta Kepala Dinas Kebudayaan Kota Makassar Andi Patiware, S.STP., M.M.
Kemeriahan di Empat Panggung Budaya
Sejak sore hari pukul 16.00 WITA, kawasan festival sudah dipadati masyarakat yang menikmati beragam pertunjukan di empat zona panggung berbeda:
Panggung Baruga Ri Dallekang: Membuka kemeriahan sore dengan alunan musik tradisional Kelong-Kelongna Pakacaping.
Panggung Baruga Ri Tangnga: Menjadi pusat kegiatan edukasi dan seni tutur lewat program Suara Kita (Coaching Padus Untuk Umum), Empo Sipitangarri, serta Carita Ri Asera’na Allo.
Panggung Festival Permainan Rakyat: Menghidupkan nostalgia permainan tradisional melalui Lomba Permainan Rakyat sore hari, yang kemudian dibuka untuk umum hingga malam hari.
Panggung Utama: Menjadi pusat atraksi tarian daerah, prosesi kebudayaan, hingga konser musik puncak.
Atraksi Seni, Rebranding Disbud, dan Anugerah Sao Raja
Sesi malam di Panggung Utama diawali dengan deretan tarian kreasi dan tradisional seperti Tari Dengka Ase Lolo Kreasi, pertunjukan ketangkasan Tari Paraga, Tari Nusantara, Mappakalebbi Ri Alena, serta eksotisme Tari Mang’rara Banua Toraja.
Di sela pertunjukan seni, Dinas Kebudayaan Kota Makassar secara resmi meluncurkan Presentasi Karya: Rebranding Visual Identitas Dinas Kebudayaan Kota Makassar. Momen malam puncak ini juga makin berkesan dengan penyerahan penghargaan penganugerahan Anugerah Sao Raja sebagai bentuk apresiasi terhadap tokoh dan karya budaya daerah.
Puncak Konser “Malam Anging Mammiri”
Suasana semakin meriah saat memasuki segmen musik Malam Anging Mammiri mulai pukul 20.00 WITA. Penampilan energik dari Kelong Sound System dan lantunan harmonisasi megah dari Paduan Suara Mahasiswa (PSM) Unhas berhasil memanaskan panggung sebelum penampilan utama.
Tepat pukul 20.50 WITA, Ghea Indrawari naik ke atas panggung utama dan langsung disambut riuh sorak penonton. Selama satu jam penuh, Ghea membawakan tembang-tembang hitsnya yang disambut sing-along masal oleh ribuan warga Makassar, sekaligus menutup seluruh rangkaian acara Sao Raja Tana Daeng Festival 2026 dengan megah dan meriah.
Kepala Dinas Kebudayaan Kota Makassar, Andi Patiware, S.STP., M.M.menyatakan terima kasihnya atas dukungan support semua mitra terkait dalam menyukseskan event yang bertajuk Sao Raja Tanah Daeng Festival dengan ikon Raja Sultan Hasanuddin pengusa kerajaan Tallo dan Gowa.
Kedepan event ini bakal diupayakan sebagai agenda Tahunan Pemerintah Kota Makassar.


Tidak ada komentar