

MAKASSAR,DAULATRAKYAT- Asman anggota Komisi E DPRD Provinsi Sulawesi Selatan menegaskan siap mengambil langkah tegas dengan menggelar Rapat Dengar Pendapat (RDP) dan memanggil pihak-pihak terkait apabila Satuan Tugas (Satgas) yang baru dibentuk tidak mampu menyelesaikan persoalan yang menghimpit masyarakat dalam beberapa hari ke depan.
Anggota Komisi E DPRD Sulsel, Asman, menyatakan bahwa saat ini proses penanganan sedang berjalan di tingkat aparat penegak hukum dan para pemangku kepentingan.
Ia meminta seluruh elemen masyarakat, mahasiswa, LSM, hingga media untuk bersama-sama mengawasi jalannya proses tersebut.
”Pasti kita akan memantau ini. Kalau dalam beberapa hari ke depan persoalannya masih belum terurai, kita akan dorong untuk duduk bersama lagi melihat masalah ini. Ini tidak bisa dibiarkan terlalu lama karena menyangkut kebutuhan dasar masyarakat yang terpengaruh semuanya,” ujar Asman Senin (14/09/2026) usai menerima peserta aksi kelangkaan BBM dan Elpiji di Sulawesi Selatan khususnya Makassar.
Menanggapi desakan sejumlah pihak dan massa aksi yang meminta DPRD segera menggelar RDP, Asman menjelaskan bahwa legislatif saat ini memberikan kesempatan kepada Satgas lintas instansi yang baru dibentuk untuk bekerja terlebih dahulu.
Kendati demikian, pihak DPRD Sulsel dipastikan akan terus melakukan evaluasi secara berkala terhadap kinerja Satgas di lapangan.
”Biarkan Satgas bekerja dalam waktu dekat ini. Kita lihat bagaimana hasilnya dan akan kita evaluasi terus. Kalau ternyata tidak ada hasilnya, baru kita ambil langkah strategis yang lebih tegas. Kita panggil pihak terkait kalau perlu,” tegasnya.
Persoalan ini menjadi perhatian serius legislatif lantaran dampaknya yang mulai mengganggu aktivitas warga harian, mulai dari kendala antrean hingga potensi permainan harga di tingkat bawah.
DPRD Sulsel berkomitmen untuk memastikan pelayanan dan penuhan kebutuhan publik kembali berjalan normal tanpa memberatkan masyarakat.


Tidak ada komentar