Menuju “Tolada Mendunia”, Pesantren DAM Tolada Malangke Bentuk Tim Humas dan Gelar Pelatihan Jurnalistik

Redaksi
18 Jan 2026 10:40
Daerah News 0 19
2 menit membaca

MALANGKE.DAULATRAKYAT.Pesantren Darul Arqam Muhammadiyah (DAM) Tolada resmi memperkuat lini informasinya dengan membentuk Tim Hubungan Masyarakat (Humas). Langkah strategis ini diawali dengan pembekalan intensif melalui Pelatihan Humas Pesantren yang digelar di Ruang Perpustakaan pesantren, Sabtu (17/1).

​Pelatihan ini menghadirkan Sekretaris DPD BKPRMI sekaligus praktisi humas, Lukman Hamarong, sebagai narasumber tunggal. Dalam sesinya, Lukman membekali lima tenaga pendidik yang terpilih masuk dalam Tim Humas dengan materi dasar-dasar penulisan berita sesuai kaidah jurnalistik serta teknik pembuatan konten video promosi.

Langkah Strategis Membangun Reputasi

Dalam pemaparannya, Lukman menekankan bahwa kemampuan menulis sebenarnya sudah ada dalam diri setiap orang. Namun, untuk kepentingan organisasi, diperlukan pemahaman teknis seperti rumus 5W+1H dan struktur piramida terbalik agar informasi yang disampaikan akurat dan profesional.

​”Pembentukan Tim Humas ini adalah langkah visioner. Dengan tema ‘Tolada Mendunia’, tim ini memikul tanggung jawab besar untuk memperkenalkan potensi Pesantren DAM Tolada dan Desa Tolada ke kancah global melalui berbagai platform media sosial,” ujar mantan Pranata Humas Diskominfo-SP Luwu Utara tersebut.

Mudir Pesantren DAM Tolada, Sandi, saat membuka kegiatan menjelaskan bahwa pembentukan tim ini merupakan respons pesantren terhadap tuntutan era digital yang membutuhkan informasi cepat, tepat, dan akurat. Ia mengakui, selama ini banyak kegiatan positif pesantren yang belum terpublikasi secara maksimal.

​”Kami ingin pesantren tidak hanya dikenal karena pendidikan agamanya saja, tetapi juga kreativitas santri dan kiprahnya di masyarakat. Tim Humas akan menjadi jembatan strategis untuk menyebarkan informasi tersebut secara utuh kepada publik,” jelas Sandi.

​Sandi berharap, melalui pelatihan ini, Tim Humas mampu bekerja secara profesional dalam mengelola aset digital pesantren, mulai dari Instagram, Facebook, YouTube, hingga TikTok, serta menjalin kemitraan yang harmonis dengan insan pers.

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

x
x