Wali Kota Munafri Pastikan Jembatan Kaccia Barombong Dibangun Maret Ini

Redaksi
5 Feb 2026 14:22
2 menit membaca

MAKASSAR.DAULATRAKYAT.Penantian panjang warga Kelurahan Barombong, Kecamatan Tamalate, untuk memiliki akses penyeberangan yang layak segera berakhir. Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, menegaskan bahwa proyek pembangunan Jembatan Kaccia akan mulai dikerjakan pada Maret 2026 mendatang.

​Komitmen ini ditegaskan pria yang akrab disapa Appi itu saat turun langsung meninjau lokasi di tengah guyuran hujan deras, Kamis (5/2/2026). Langkah ini menjadi jawaban atas keluhan masyarakat yang selama bertahun-tahun harus bertaruh nyawa melintasi jembatan kayu yang sudah lapuk.

​Menantang Hujan demi Keselamatan Warga

​Meski cuaca sedang ekstrem, Appi berjalan kaki sejauh 200 meter dan dengan hati-hati meniti jembatan kayu sepanjang 20 meter tersebut untuk merasakan langsung kekhawatiran warga. Jembatan ini merupakan urat nadi bagi siswa SMA Negeri 20 Makassar dan penghubung vital antara RW 06 dan RW 09 yang berbatasan langsung dengan Kabupaten Gowa.

​”Kondisinya memang sangat memprihatinkan dan membahayakan, apalagi setiap hari dilalui anak-anak sekolah. Perbaikan ini sudah masuk skala prioritas kami dan harus segera dieksekusi,” ujar Munafri di lokasi peninjauan.

​Detail Anggaran dan Target Pengerjaan

​Pemerintah Kota Makassar tidak main-main dalam membenahi infrastruktur di kawasan pinggiran ini. Berikut adalah poin-poin penting terkait proyek tersebut:

​Pagu Anggaran: Disiapkan sebesar Rp1.040.430.000 (Rp1 miliar lebih).

​Tahapan Dokumen: Dinas PU ditargetkan merampungkan dokumen pengadaan untuk disetor ke ULP akhir bulan ini.

​Target Konstruksi: Pekerjaan fisik di lapangan dipastikan mulai berjalan pada Maret 2026.

​Kepala Dinas PU Makassar, Zuhaelsi Zubir, yang turut mendampingi Wali Kota, memastikan seluruh proses administrasi akan dipercepat agar manfaatnya segera dirasakan masyarakat.

​Penataan Kawasan Terintegrasi

​Tak hanya sekadar membangun jembatan, mantan Bos PSM Makassar ini juga mencatat sejumlah kebutuhan infrastruktur pendukung lainnya di Barombong. Appi menginstruksikan jajarannya untuk memperhatikan:

​Penerangan Jalan Umum (PJU): Guna menjamin keamanan warga saat beraktivitas di malam hari.

​Perbaikan Jalan Lingkungan: Beberapa ruas jalan di sekitar jembatan akan mendapatkan sentuhan perbaikan.

​Penataan Bantaran Sungai: Pengelolaan kawasan pinggir sungai agar lebih rapi dan aman dari risiko luapan air.

​”Kami hadir untuk melayani. Pembangunan tidak boleh hanya berpusat di tengah kota, tapi juga harus menjangkau wilayah perbatasan agar ada pemerataan yang berkeadilan,” pungkas Appi.

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

x
x