
MAKASSAR.DAULATRAKYAT.Kinerja ekonomi Provinsi Sulawesi Selatan (Sulsel) menutup tahun 2025 dengan capaian yang impresif. Kepala Perwakilan Bank Indonesia (BI) Sulsel, Rizki Ernadi Wimanda, memaparkan bahwa pertumbuhan ekonomi Sulsel pada Triwulan IV-2025 tumbuh sebesar 5,99%. Angka ini meningkat signifikan dibandingkan Triwulan III-2025 yang berada di angka 5,01%.
”Capaian pertumbuhan tersebut membawa Sulsel berada di peringkat ke-10 secara nasional,” jelas Rizki.
Sementara itu, menatap tahun 2026, BI memproyeksikan PDRB Sulsel akan tumbuh stabil di rentang 5,0% hingga 5,8%. Namun, Deputi Kepala Perwakilan BI Sulsel, Wahyu Purnama A., menyoroti adanya tantangan di sektor investasi yang harus segera dibenahi untuk menjaga laju pertumbuhan tersebut.
Wahyu memaparkan bahwa nilai Incremental Capital Output Ratio (ICOR) Indonesia masih lebih tinggi dibandingkan negara tetangga seperti Malaysia dan Vietnam.
“Kondisi ini menunjukkan bahwa investasi di Indonesia belum cukup efisien,” terang Wahyu. Ia menambahkan bahwa efisiensi investasi ini penting di tengah pembiayaan asing bersumber dari FDI yang masih fluktuatif seiring dinamika global.


Tidak ada komentar