HMI Makassar Unjuk Rasa di DPRD, Desak Transparansi dan Alokasi Dana CSR untuk Pendidikan

Redaksi
5 Mei 2026 04:56
2 menit membaca

MAKASSAR DAULATRAKYAT.Sejumlah mahasiswa yang tergabung dalam Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Makassar menggelar aksi unjuk rasa di Kantor DPRD Kota Makassar bertepatan dengan peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) Selasa Sore (05/05/2026) didepan kantor sementara DPRD Makassar.

Dalam aksinya, mereka menuntut pemerintah dan legislatif untuk mengevaluasi pengelolaan dana Corporate Social Responsibility (CSR) atau Tanggung Jawab Sosial Lingkungan Perusahaan (TSLP) agar lebih diprioritaskan bagi sektor pendidikan.

​Ketua HMI Cabang Makassar, Sarah Agus Salim, mengungkapkan bahwa selama ini dana CSR di Kota Makassar lebih banyak dialokasikan untuk pembagian sembako dan kegiatan seminar. Menurutnya, hal tersebut tidak sejalan dengan kebutuhan mendesak kota metropolitan yang masih menghadapi tingginya angka putus sekolah.

​”Kami mengupayakan bagaimana dana-dana CSR yang ada di Kota Makassar ini lebih diprioritaskan untuk dunia pendidikan. Kami melihat dana yang dikelola lebih ke pembagian sembako, padahal angka putus sekolah sangat tinggi,” ujar Sarah saat ditemui di lokasi aksi. Ia juga mendesak adanya transparansi anggaran serta audit terhadap perusahaan-perusahaan yang tidak menjalankan kewajiban CSR-nya.

​Aspirasi tersebut diterima langsung oleh Wakil Ketua DPRD Makassar, Andi Suharmika, didampingi Anggota Komisi C, Ray Suryadi. Ray Suryadi mengapresiasi tuntutan mahasiswa dan mengakui bahwa Pemerintah Kota Makassar perlu menyusun strategi atau “ramuan” khusus guna menekan angka putus sekolah.

​”Ini tuntutan yang sangat bagus dari teman-teman HMI. Jika CSR atau TSLP ini bisa tepat sasaran, maka Pemerintah Kota Makassar mampu meminimalisir persoalan sosial yang ada,” kata Ray. Ia juga menyoroti perlunya pembentukan kembali Dewan CSR agar pengelolaan dana dari perusahaan dapat dikontrol oleh masyarakat dan mahasiswa.

​Terkait ketidakhadiran Ketua DPRD Makassar di lokasi, Andi Suharmika menjelaskan bahwa pimpinan sedang melakukan perjalanan dinas ke luar kota. Namun, ia menjanjikan akan ada diskusi lanjutan pada hari berikutnya.

​”Semua aspirasi adik-adik kami terima. Insya Allah besok kita berdiskusi kembali di sini dan akan dihadiri langsung oleh Pak Ketua,” jelas Andi Suharmika.

Sekwan ​Klarifikasi Isu Hoaks

​Di sisi lain, Sekretaris Dewan (Sekwan) DPRD Makassar, Andi Rahmat Mappatoba, menepis isu yang beredar mengenai adanya pembakaran gedung kantor saat demonstrasi berlangsung. Ia menegaskan bahwa situasi di lapangan tetap kondusif meski sempat ada aksi pembakaran ban oleh massa.

​”Tidak ada pembakaran kantor, itu informasi hoaks. Yang ada tadi pembakaran ban, dan saya kira itu wajar dalam setiap demonstrasi. Buktinya sekarang situasi sudah aman dan kondusif,” tegas Andi Rahmat.

​Rencananya, pihak mahasiswa dan DPRD Makassar akan kembali bertemu besok untuk melakukan koordinasi mendalam mengenai potensi anggaran TSLP serta rincian persentase alokasi untuk bidang pendidikan, kesehatan, dan sosial.

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

x
x