Menuju Makassar Mulia, Kepala SMPN 45 Makassar Siap Cetak Generasi Berkarakter dan Religius

Redaksi
26 Jun 2026 10:30
3 menit membaca

MAKASSAR.DAULATRAKYAT. UPT SPF SMP Negeri 45 Makassar bersiap memasuki babak baru di bawah kepemimpinan Kepala Sekolah yang baru, Rahmaniar Basri, S.Pd., M.Si.

Dalam sebuah wawancara ia  menegaskan komitmennya untuk membawa sekolah yang terletak di kawasan strategis tersebut menjadi salah satu sekolah unggulan yang berkarakter di Kota Makassar.

​Langkah awal yang diusung oleh Rahmaniar adalah memastikan seluruh kebijakan sekolah berjalan selaras dengan instruksi Wali Kota Makassar, khususnya terkait aturan pelaksanaan perpisahan dan pengadaan seragam sekolah.

​Rahmaniar  yang sebelumnya Selama Tujuh tahun  menjabat sebagai Kepsek SMP Negeri 48 menegaskan bahwa pihaknya tidak akan menoleransi adanya kegiatan sekolah yang melanggar surat edaran pemerintah kota. Ada tiga poin utama arahan Wali Kota (Pak Wali) yang siap ia kawal dengan ketat di SMPN 45 Makassar:

​Larangan Perpisahan di Luar Sekolah: Acara perpisahan atau pelepasan siswa dipastikan wajib digelar di lingkungan sekolah, bukan di hotel atau tempat wisata luar.

​Larangan Bisnis Baju Seragam : Pihak sekolah dilarang keras melakukan pungutan atau penjualan baju seragam yang memberatkan orang tua siswa.

​Pendidikan Berkarakter: Mengupayakan sistem pendidikan yang humanis guna mencetak generasi muda yang mulia, sejalan dengan visi besar “Menuju Makassar Mulia.”

​Potensi Tersembunyi di Jantung Kota dan Update PPDB

​Meskipun letaknya sangat strategis di Jalan Timor (dekat kawasan Makassar Sentral), Rahmaniar mengakui bahwa SMPN 45 Makassar selama ini masih kurang terekspos ke publik. Padahal, dari segi fasilitas, sekolah ini dinilai sangat representatif.

​”Sekolahnya sebenarnya sangat bagus, hanya saja kurang terekspos. Kalau dari sisi prasarana, di sini sangat lengkap dan lingkungannya bersih,” ungkap Rahmaniar optimis di Kantornya yang lama SMPN 48 Jumat (26/06/2026).

​Terkait progres Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB), beliau membeberkan bahwa kuota yang disetujui oleh Dinas Pendidikan Kota Makassar untuk tahun ini adalah 4 kelas (rombongan belajar). Saat ini, jalur non-domisili telah terpenuhi, dan pihak sekolah sedang menantikan pengumuman resmi untuk jalur domisili yang dijadwalkan keluar besok.

​Adopsi Program Unggulan demi ‘Anak Hebat Indonesia’

​Guna mempercepat peningkatan mutu sekolah, Rahmaniar berencana mengadopsi dan mengimplementasikan berbagai program positif yang sebelumnya sukses diterapkan di UPT SPF SMPN 48 Makassar.

​Fokus utama dari adaptasi program ini adalah pembentukan karakter siswa. Pihak sekolah ingin memastikan seluruh anak didik tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga tumbuh menjadi manusia yang beriman, religius, serta bangga menyandang status sebagai anak hebat Indonesia.

​Harapan dan Ajakan Bersinergi

​Menutup perbincangan, Rahmaniar menekankan bahwa kemajuan sebuah sekolah tidak bisa bertumpu pada kepala sekolah semata. Ia mengetuk pintu hati seluruh pemangku kepentingan untuk saling bahu-membahu.

​Ia berharap  di sekolah baru ini, tentu sangat mengharapkan dukungan dari semua pihak. Mulai dari rekan-rekan guru, Ananda murid, orang tua, hingga tokoh masyarakat dan tokoh pendidikan di sekitar sekolah.

“Dengan sinergi ini, kami yakin SMPN 45 Makassar bisa semakin maju, mengukir banyak prestasi, dan mewujudkan pendidikan berkualitas di Kota Makassar,” pungkasnya.

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

x
x