Dorong Sinergi Pemda dan Inovasi Wisata, ASITA Sulsel Siap Sambut Pengurus Baru

Redaksi
20 Agu 2026 10:05
2 menit membaca

MAKASSAR.DAULATRAKYAT.Musyawarah Wilayah (Muswil) Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Association of the Indonesian Tours and Travel Agencies (ASITA) Sulawesi Selatan resmi digelar di Swiss-Belhotel Waterfront, Makassar, pada 20–22 Agustus 2026.

Agenda lima tahunan ini berfokus pada dua hal utama, yakni penyampaian Laporan Pertanggungjawaban (LPJ) pengurus periode sebelumnya serta pemilihan Ketua DPD ASITA Sulsel yang baru.

​Mantan Ketua DPD ASITA Sulsel yang telah memimpin selama tiga periode sejak 2012, Didi L Manaba, menegaskan dirinya tidak lagi mencalonkan diri dalam bursa pemilihan kali ini. Ia memastikan kepemimpinan ASITA Sulsel akan berlanjut di tangan ketua yang baru.

​Dalam bursa pemilihan kali ini, Didi membeberkan lima nama kandidat yang siap bertarung, yakni Hj. Aliyah Mustika Ilham, Nafri Arifuddin Suhardi, Irsan Ali, Sahabuddin Nur, dan Mars Agung Afiat. Di antara para calon tersebut, Didi memberi perhatian khusus pada rekam jejak Hj. Aliyah Mustika Ilham yang dinilainya sebagai kader murni organisasi dengan pengabdian hampir dua dekade.

Menurutnya, Aliyah konsisten mengabdi di ASITA sebagai Wakil Ketua Umum, bahkan di tengah kesibukannya saat menjabat di DPR RI maupun sebagai pejabat daerah.

​Menatap kepengurusan mendatang, Didi menekankan pentingnya penguatan sinergi antara ASITA dan pemerintah daerah. Ketua terpilih diharapkan mampu membawa program yang lebih tajam dalam empat sektor kunci, meliputi promosi pariwisata, pengembangan destinasi, peningkatan SDM, hingga optimalisasi teknologi informasi untuk pariwisata.

​Didi juga mendorong lahirnya inovasi paket wisata baru agar wisatawan tidak cepat bosan, khususnya bagi pasar utama seperti Malaysia yang mendominasi kunjungan ke Makassar. Selain destinasi populer seperti Samalona atau Rammang-Rammang, ia menyarankan opsi lain seperti Pulau Lanjukang yang memiliki mercusuar, hingga pemanfaatan kawasan Geopark Maros yang sangat luas.

​Terkait kinerja industri pariwisata Sulsel, Didi menilai secara umum menunjukkan tren pertumbuhan positif yang didorong oleh tingginya ritme penyelenggaraan event di Makassar dan sekitarnya.

Ia berharap pengurus baru dapat mengawal tiga pilar utama industri pariwisata daerah, yaitu pengembangan destinasi, dorongan pergerakan wisatawan, serta penguatan dukungan kebijakan pemerintah terhadap pelaku industri travel.

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

x
x