Kawal Program Pemuda dan Olahraga, Yulianto Badwi Gelar Pengawasan OPD Bersama Dispora Makassar

Redaksi
9 Sep 2026 11:11
2 menit membaca

MAKASSAR.DAULATRAKYAT.Anggota DPRD Kota Makassar, Muhammad Yulianto Badwi, menggelar Kegiatan Pengawasan Penyelenggaraan Pemerintahan Daerah bersama Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kota Makassar di Hotel Karebosi Premier, Senin (7/9/2026).

Agenda ini ditujukan untuk memantau langsung efektivitas pelaksanaan program kerja pemerintah kota agar berdampak nyata bagi masyarakat, khususnya di Daerah Pemilihan (Dapil) 2 Makassar.

​Dalam sambutannya, legislator dari Dapil 2 (Kecamatan Bontoala, Ujung Tanah, Tallo, Wajo, dan Sangkarrang) tersebut menjelaskan bahwa kegiatan pengawasan ini merupakan bentuk pergeseran mekanisme kerja dewan dalam mengawal kinerja Organisasi Perangkat Daerah (OPD).

Melalui forum ini, masyarakat diajak berdiskusi aktif memberikan masukan terkait program kepemudaan maupun olahraga di wilayahnya.

​”Kegiatan pengawasan ini menjadi keharusan bagi seluruh anggota DPRD untuk memantau betul kinerja semua dinas terkait di dapil masing-masing. Harapan kita, apa yang menjadi program di OPD dapat berjalan sebagaimana mestinya dan memberikan dampak yang positif bagi warga,” ujar Yulianto.

​Kepala Dispora Kota Makassar, Syamsul Bahri, yang hadir langsung sebagai narasumber memaparkan empat pilar utama pelayanan Dispora. Pilar tersebut meliputi pembinaan prestasi olahraga bersama KONI, pembudayaan olahraga masyarakat (seperti senam RW dan olahraga tradisional), pengembangan pemuda berbasis organisasi (OKP), serta pemberdayaan pemuda melalui berbagai pelatihan wirausaha lorong, public speaking, hingga keterampilan barista. Ia juga mengimbau warga agar status lahan fasilitas umum (fasum) diserahkan ke pemerintah kota agar Dispora dapat mengalokasikan anggaran pembangunan sarana olahraga.

​Dari perspektif akademis, Siti Rahmah Jabir menyoroti tren gaya hidup sehat pemuda Makassar yang kian menggandrungi kegiatan olahraga. Menurutnya, penyelenggaraan event besar seperti Makassar Half Marathon yang melibatkan belasan ribu peserta tidak hanya membina bakat atlet, tetapi juga memberi dampak ganda (multiplier effect) bagi peningkatan ekonomi pelaku UMKM, industri perhotelan, dan pariwisata daerah.

​Sinergi antara fungsi pengawasan DPRD, eksekusi program oleh Dispora, dan masukan kritis masyarakat diharapkan mampu menciptakan kebijakan kepemudaan berbasis data (outcome-based budgeting) yang transparan dan tepat sasaran di Kota Makassar.

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

x
x