Cetak SDM Siap Kerja, Asmo Sulsel Perkuatan Sektor Pendidikan Lewat Program Astra Motor School

Redaksi
23 Sep 2026 15:58
3 menit membaca

MAKASSAR,DAULATRAKYAT-Astra Motor Sulawesi Selatan (Asmo Sulsel) terus membuktikan komitmennya dalam mendukung kemajuan dunia pendidikan melalui Astra Motor School, sebuah inisiatif kelas industri yang ditujukan bagi sekolah-sekolah binaan.

Program ini menjadi wujud sinergi nyata antara sektor pendidikan dan industri otomotif guna menyajikan pengalaman belajar yang adaptif terhadap kebutuhan dunia kerja, khususnya bagi siswa SMK jurusan Teknik Sepeda Motor (TSM).

​Melalui Astra Motor School, para siswa berkesempatan memperdalam pemahaman praktis dengan menjalani kegiatan pembelajaran langsung di jaringan bengkel resmi Honda atau AHASS selama tiga tahun masa studi. Pendekatan berbasis praktik ini dirancang agar para murid tidak hanya menguasai teori di kelas, tetapi juga mengantongi keterampilan teknis serta pengalaman langsung sesuai standar operasional industri. Usai menyelesaikan pendidikan, lulusan diharapkan memiliki daya saing tinggi untuk terserap di industri roda dua, khususnya jaringan Honda, baik sebagai teknisi profesional maupun wirausahawan pemilik bengkel.

​Sebagai pelopor, SMKN 1 Rangas, Sulawesi Barat menjadi sekolah pertama yang menerapkan program Astra Motor School. Kemitraan strategis ini telah berlangsung sekitar satu tahun, terhitung sejak 2025 hingga saat ini. Pelaksanaan program mencakup pengayaan materi serta praktik lapangan yang diselaraskan dengan standar industri, sekaligus menjadi wadah bagi siswa untuk beradaptasi dengan lingkungan kerja di AHASS.

​Technical Service Manager Asmo Sulsel, Anton Prihatno, menyatakan bahwa penerapan Astra Motor School di SMKN 1 Rangas menunjukkan capaian yang sangat positif, terutama tercermin dari tingginya angka penyerapan alumni di jaringan bengkel resmi Honda.

​”Tingkat keberhasilan program ini tercermin dari banyaknya lulusan SMKN 1 Rangas yang berhasil terserap di jaringan AHASS. Secara persentase, angkanya menembus 60% dari total alumni jurusan Teknik Sepeda Motor angkatan 2025 di sekolah tersebut,” ungkap Anton.

​Selaraskan Kurikulum dan Perluas Akses Magang

​Selain mendongkrak kompetensi teknis murid, Astra Motor School mengusung sejumlah sasaran strategis, di antaranya:

​Memfasilitasi siswa dengan program magang secara berkelanjutan selama satu tahun penuh.

​Membantu proses rekrutmen mekanik yang memiliki kualifikasi sesuai standar industri.

​Mempererat hubungan kemitraan antara lembaga pendidikan dan dunia usaha.

​Penyempurnaan kurikulum SMK agar selaras dengan standar teknis Honda, sehingga keterampilan yang dipelajari siswa tetap relevan dengan kebutuhan pasar kerja.

​Region Head Asmo Sulsel, Jeffry Mei Gamastra, menegaskan bahwa kontribusi pada dunia pendidikan merupakan bagian tak terpisahkan dari kepedulian sosial Asmo Sulsel di area operasionalnya.

​”Pendidikan adalah fondasi utama dalam mencetak sumber daya manusia yang unggul. Lewat Astra Motor School, kami ingin menjembatani kebutuhan instansi pendidikan dengan kebutuhan industri. Dengan demikian, para siswa tidak cuma berbekal teori dari sekolah, tetapi juga memiliki keterampilan nyata serta pengalaman yang relevan saat memasuki dunia kerja,” terang Jeffry.

​Ke depan, Asmo Sulsel berkomitmen untuk mereplikasi program Astra Motor School ke lebih banyak SMK binaan di seluruh wilayah operasionalnya, melingkupi Sulawesi Selatan, Sulawesi Barat, Sulawesi Tenggara, hingga Ambon.

Saat ini, Asmo Sulsel telah mengayomi 98 SMK binaan yang masuk dalam skema perluasan program tersebut. Melalui ekspansi ini, Asmo Sulsel berharap semakin banyak pelajar SMK yang mendapatkan akses pembelajaran berbasis industri serta siap mengukir karier di dunia otomotif roda dua.

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

x
x