

MAKASSAR, DAULATRAKYAT – Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kota Makassar kembali menunjukkan komitmennya dalam menghadirkan pelayanan publik yang prima dan transparan.
Berdasarkan hasil Survei Kepuasan Masyarakat (SKM) Semester I Tahun 2026, DPMPTSP Kota Makassar meraih nilai Indeks Kepuasan Masyarakat (IKM) sebesar 91,99 dengan mutu pelayanan yang masuk kategori Sangat Baik.
Survei pengukuran mutu pelayanan publik tersebut dilaksanakan sepanjang Januari hingga Juni 2026. Evaluasi dilakukan dengan menghimpun persepsi dan penilaian dari 385 responden yang menggunakan layanan perizinan maupun nonperizinan di Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PTSP) Kota Makassar.
Capaian tersebut menjadi salah satu indikator tingkat kepuasan masyarakat terhadap pelayanan yang diberikan, sekaligus menunjukkan komitmen aparatur pemerintah daerah dalam memberikan layanan yang transparan dan responsif kepada masyarakat maupun pelaku usaha.
Biaya dan Tarif Jadi Unsur dengan Nilai Tertinggi
Penyusunan SKM mengacu pada PermenPANRB Nomor 14 Tahun 2017 tentang Pedoman Penyusunan Survei Kepuasan Masyarakat Unit Penyelenggara Pelayanan Publik.
Dalam survei tersebut, terdapat sembilan unsur pelayanan yang dinilai oleh pengguna layanan. Berdasarkan hasil rekapitulasi, unsur Biaya/Tarif memperoleh nilai rata-rata tertimbang tertinggi, yakni 3,901.
Capaian tersebut menunjukkan tingginya tingkat kepuasan masyarakat terhadap kejelasan dan kepastian biaya dalam pelayanan perizinan.
Berikut hasil penilaian terhadap sembilan unsur pelayanan:
| Unsur Pelayanan | Nilai Rata-Rata Terbobot | Kategori |
|---|---|---|
| Biaya/Tarif Layanan | 3,901 | Sangat Baik |
| Penanganan Pengaduan dan Masukan | 3,849 | Sangat Baik |
| Sarana dan Prasarana | 3,782 | Sangat Baik |
| Perilaku Pelaksana (Aparatur) | 3,766 | Sangat Baik |
| Kompetensi Pelaksana | 3,608 | Sangat Baik |
| Produk Spesifikasi Jenis Layanan | 3,587 | Baik |
| Sistem, Mekanisme, dan Prosedur | 3,574 | Baik |
| Persyaratan Pelayanan | 3,556 | Baik |
| Waktu Penyelesaian Layanan | 3,527 | Baik |
Kepala DPMPTSP Kota Makassar, H Muhammad Mario Said SIP MSi, mengatakan capaian IKM 91,99 merupakan bentuk apresiasi sekaligus tanggung jawab bagi jajaran DPMPTSP untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan.
“Nilai 91,99 ini merupakan bentuk apresiasi sekaligus tanggung jawab bagi kami. Kepuasan masyarakat bukan hanya menjadi angka dalam sebuah survei, tetapi menjadi cerminan bagaimana pemerintah hadir memberikan pelayanan yang mudah, cepat, transparan dan berkualitas,” tegas Mario.
Pelaku Usaha Dominasi Responden
Survei kepuasan masyarakat Semester I 2026 melibatkan 385 responden yang terdiri dari 197 laki-laki dan 188 perempuan.
Dari sisi pekerjaan, responden didominasi oleh pelaku sektor swasta dan wirausaha. Tercatat sebanyak 249 responden atau 64,68 persen berasal dari sektor swasta/wirausaha.
Sementara itu, sebanyak 133 responden berasal dari kelompok pekerjaan lainnya dan 3 responden tidak mencantumkan pekerjaan.
Tingginya keterlibatan pelaku usaha dalam survei tersebut menunjukkan pentingnya kualitas pelayanan perizinan dalam mendukung aktivitas dunia usaha di Kota Makassar.
DPMPTSP Fokus Benahi Waktu dan Mekanisme Pelayanan
Meski berhasil meraih predikat Sangat Baik, DPMPTSP Kota Makassar menegaskan tidak akan berpuas diri. Hasil evaluasi terhadap sembilan unsur pelayanan akan menjadi bahan pembenahan internal untuk meningkatkan kualitas pelayanan ke depan.
Sejumlah unsur yang memperoleh nilai relatif lebih rendah, khususnya waktu penyelesaian layanan, persyaratan pelayanan, serta sistem, mekanisme dan prosedur, menjadi perhatian untuk terus ditingkatkan.
DPMPTSP juga berkomitmen mengoptimalkan layanan digital, menyederhanakan prosedur, serta membuka ruang yang lebih luas terhadap masukan masyarakat.
Melalui peningkatan transparansi, inovasi digital, dan evaluasi berkelanjutan, DPMPTSP Kota Makassar berupaya mempertahankan kepercayaan masyarakat sekaligus menciptakan pelayanan perizinan yang semakin mudah, pasti, transparan, dan responsif.
“Setiap masukan masyarakat akan kami jadikan bahan evaluasi. Target kami bukan hanya mempertahankan nilai kepuasan, tetapi memastikan masyarakat benar-benar merasakan pelayanan yang semakin mudah, pasti, transparan dan responsif,” kunci Mario.


Tidak ada komentar