

MAKASSAR,DAULATRAKYAT-Gelaran FIN EXPO Bulan Inklusi Keuangan (BIK) 2026 yang berlangsung pada 2–4 Oktober 2026 di Atrium Trans Studio Mall Makassar berakhir sukses. Pameran edukasi keuangan ini berhasil membukukan total transaksi mencapai Rp42,94 miliar serta diserbu lebih dari 26 ribu pengunjung selama tiga hari pelaksanaan.
Diinisiasi oleh Otoritas Jasa Keuangan Provinsi Sulawesi Selatan dan Sulawesi Barat (OJK Sulselbar) bersama Forum Komunikasi Industri Jasa Keuangan (FKIJK) Sulselbar, kegiatan ini mengusung tema “Akses Keuangan Merata, Ekonomi Berdaya, Masyarakat Sejahtera.”
Kepala OJK Sulselbar, Moch. Muchlasin, menegaskan bahwa FIN EXPO BIK 2026 diselenggarakan sebagai jembatan untuk mendekatkan masyarakat dengan sektor jasa keuangan formal.
”Kami ingin memastikan masyarakat tidak hanya sekadar mengenal produk keuangan, tetapi juga terampil memilih dan memanfaatkannya secara aman, tepat, dan produktif,” ujar Muchlasin.
Wakil Gubernur Sulawesi Selatan, Fatmawati Rusdi, menyambut positif pelaksanaan pameran interaktif ini. Menurutnya, perluasan inklusi keuangan harus berjalan beriringan dengan literasi agar masyarakat terhindar dari berbagai risiko kejahatan finansial.
Pameran ini dimeriahkan oleh 28 stan dari OJK, Bank Indonesia (BI), Lembaga Penjamin Simpanan (LPS), serta puluhan lembaga jasa keuangan yang melayani kebutuhan perbankan, pasar modal, pembiayaan, hingga teknologi finansial.
Tak hanya mencatatkan transaksi puluhan miliar, FIN EXPO BIK 2026 juga mencatat dampak inklusi secara nyata melalui pembukaan dan aktivasi 1.689 rekening/akun produk jasa keuangan baru.


Tidak ada komentar