8 Bulan Menjabat, Muhidin Serahkan LPJ Golkar Sulsel di Hadapan Bahlil: Momentum Rebut Kembali Kejayaan Sulawesi Selatan

Redaksi
18 Jul 2026 04:43
3 menit membaca

MAKASSAR.DAULATRAKYAT. Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Golongan Karya (Golkar) Sulawesi Selatan menggelar Musyawarah Daerah (Musda) sekaligus konsolidasi akbar yang dihadiri langsung oleh Ketua Umum DPP Partai Golkar, Bahlil Lahadalia.

Acara ini menjadi panggung penyampaian Laporan Pertanggungjawaban (LPJ) oleh Pelaksana Tugas (Plt) Ketua DPD Golkar Sulsel, Muhidin M. Said, setelah delapan bulan menakhodai partai di wilayah tersebut.

​Dalam laporannya, Muhidin  menegaskan bahwa seluruh rangkaian konsolidasi organisasi di tingkat provinsi hingga kabupaten/kota telah berjalan sukses dan siap menjadi mesin pemenang di bawah kepemimpinan baru.

​Ia memberikan catatan evaluasi yang jujur dan berani terkait hasil Pemilu 2024. Ia mengakui adanya penurunan capaian politik yang harus menjadi cambuk penyemangat bagi seluruh kader.

​”Sulawesi Selatan ini adalah lumbung tradisional Golongan Karya. Namun dalam sejarahnya, baru pertama kali pada Pemilu 2024 kemarin, Golkar di Sulsel kehilangan kursi nomor satu (Ketua) di DPRD Provinsi. Ini harus menjadi momentum kita untuk bangkit,” ujar Muhidin di hadapan ratusan kader Partai Golkar

​Dengan kehadiran Ketum Bahlil Lahadalia, Golkar Sulsel di bawah kawalan Muhidin menargetkan tidak hanya merebut kembali posisi Ketua DPRD Sulsel, tetapi juga menambah perolehan kursi secara signifikan pada kontestasi politik mendatang.

​Disebutkan bahwa selama delapan bulan masa kerja kedaruratan, Muhidin bersama pengurus Plt bergerak cepat menyisir seluruh wilayah Sulawesi Selatan. Tercatat, pengurus dari 24 Kabupaten/Kota hadir kompak dalam forum tertinggi daerah tersebut.

​Adapun tiga rekam jejak konsolidasi wilayah yang dilaporkan oleh Muhidin:

​Dapil Sulsel I: Berpusat di Kabupaten Takalar (1 Februari 2026), mencakup wilayah Makassar, Gowa, Jeneponto, Bantaeng, dan Selayar.

​Dapil Sulsel II: Berpusat di Kabupaten Soppeng (17 Mei 2026), mengonsolidasikan kekuatan di Maros, Pangkep, Barru, Wajo, Bone, Sinjai, Bulukumba, dan Parepare.

​Dapil Sulsel III: Berpusat di Kabupaten Pinrang (26 Februari 2026), mencakup Enrekang, Tana Toraja, Toraja Utara, Luwu raya, dan Palopo.

​Menurut dia tingginya loyalitas kader Golkar Sulsel juga tecermin dari aktifnya kegiatan sosial-keagamaan yang digelar secara swadaya selama masa transisi Muhidin M. Said. Di antaranya adalah agenda buka puasa bersama yang diadakan setiap hari selama bulan Ramadan di kantor DPD secara bergilir.

​Selain itu, pada perayaan Hari Raya Idul Adha yang lalu, DPD Golkar Sulsel sukses menyalurkan dan memotong lebih dari 40 ekor sapi kurban bantuan dari Ketua Umum serta swadaya kader untuk masyarakat Sulsel, khususnya di Kota Makassar. Aksi ini dinilai berhasil mempererat hubungan emosional partai dengan akar rumput.

​Apresiasi dan Akhir Masa Jabatan Plt

​Di akhir laporannya, Muhidin M. Said menyampaikan rasa terima kasih mendalam kepada panitia pelaksana, di antaranya Ketua Pelaksana Lukman B. Kady dan Armin, yang telah bekerja siang malam menyukseskan acara. Forum ini juga menandai berakhirnya masa jabatan kepengurusan Plt Muhidin M. Said dengan catatan yang baik.

​Turut hadir mendampingi Bahlil Lahadalia dalam rombongan DPP antara lain Sekjen DPP Golkar Sarmuji, Bendahara Umum Ibu Sari Yuliati  Ketua Fraksi Golkar DPR RI, Wakil Ketua DPR RI, serta Wakil Ketua Umum Pemenangan Pemilu Wilayah Indonesia Timur yang juga Gubernur NTT.

Petinggi senior Sulsel seperti Nurdin Halid, Hamka B. Kady, dan Taufik Pawe juga tampak hadir bersatu memberikan dukungan penuh pada Ketua DPD Golkar Sulsel Ilham Arief Sirajuddin.

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

x
x