NasDem Sulsel Panaskan Mesin Menuju 2029, Syaharuddin Alrif: Struktur Solid, Lembaran Baru Dimulai

Redaksi
13 Feb 2026 10:45
News Politik 0 18
3 menit membaca

MAKASSAR.DAULATRAKYAT. Estafet kepemimpinan di DPW Partai NasDem Sulawesi Selatan resmi memasuki babak baru. Di bawah kendali Syaharuddin Alrif sebagai Ketua dan Andi Rahmatika Dewi (Cicu) sebagai Sekretaris, partai besutan Surya Paloh ini menggelar Rapat Koordinasi Wilayah (Rakorwil) perdana untuk memperkuat struktur internal di seluruh tingkatan.

​Rapat yang berlangsung di Makassar ini menghadirkan seluruh pengurus harian DPW, sayap partai, hingga legislator NasDem dari 24 kabupaten/kota se-Sulawesi Selatan.

​Sekretaris DPW NasDem Sulsel, Andi Rahmatika Dewi, menjelaskan bahwa pertemuan ini merupakan langkah strategis untuk menyamakan persepsi setelah adanya transisi nahkoda di tubuh NasDem Sulsel.

​”Agenda utama kami adalah konsolidasi internal. Kami menghadirkan seluruh fraksi dan pengurus DPD dari 24 kabupaten/kota. Ini adalah momentum bagi pengurus baru untuk memastikan mesin partai tetap berjalan optimal,” ujar Cicu sapaannya.

​Senada dengan itu, Ketua DPW NasDem Sulsel, Syaharuddin Alrif, menegaskan bahwa meski terjadi pergantian kepemimpinan dari Rusdi Masse (RMS) ke dirinya, struktur di tingkat wilayah hingga kecamatan tetap utuh dan solid.

​”Struktur kepengurusan tidak ada yang berubah. Kami ingin meneguhkan bahwa infrastruktur partai di 380 kecamatan masih sangat kuat. Dinamika yang lalu adalah lembaran lama, hari ini kita buka lembaran baru untuk memenangkan Pemilu 2029,” tegas Syahar.

NasDem Sulsel saat ini tercatat sebagai kekuatan politik dominan di Sulawesi Selatan dengan capaian antara lain 159 Anggota DPRD Kabupaten/Kota,10 Ketua DPRD dan 9 Wakil Ketua DPRD, dan 17 Anggota DPRD Provinsi.

​Syaharuddin menekankan bahwa target utama ke depan adalah mempertahankan kursi yang ada dan meningkatkan jumlah pimpinan DPRD di daerah-daerah strategis.

​Menanggapi isu perpindahan kader, Syahar mengungkapkan strategi “Pencalegan Dini” yang akan dimulai pada awal 2027. Langkah ini dibarengi dengan penandatanganan pakta integritas sebagai ikatan moral kader terhadap partai.

​”Jika ada yang berpikir ‘aneh-aneh’ (ingin pindah), sebaiknya segera mengambil sikap. Tapi saya yakin, kader yang sudah berjuang lama di sini akan berpikir rasional. Kami mengedepankan kepemimpinan kolektif kolegial, mengasihi, dan mencintai kader agar mereka nyaman membesarkan partai ini bersama,” jelasnya.

​Dalam kesempatan tersebut, Syahar juga memberikan bocoran terkait beberapa posisi strategis:

Transisi PAW Pasca Mundurnya RMS sebagai Anggota DPR-RI

Terkait transisi PAW Rusdi Masse (RMS) diketahui  Syahar telah berkonsultasi dengan DPP NasDem dua minggu lalu. Keputusan mengenai siapa yang akan mengisi kursi yang ditinggalkan RMS di DPR RI diprediksi rampung pada Februari ini, dengan mempertimbangkan rekam jejak dan loyalitas calon di urutan suara berikutnya.

​Ketua DPD NasDem Makassar: Mengingat Cicu kini menjabat sebagai Sekretaris Wilayah, posisi Ketua NasDem Makassar akan segera diisi oleh kader yang aktif dan loyal.

​Menutup arahannya, Syahar memuji keteguhan para kepala daerah kader NasDem, seperti Irwan Bachri Syam di Luwu Timur dan Tasming Hamid di Parepare. Ia menyebut mereka sebagai contoh kader yang sudah “berdarah-darah” dalam perjuangan.

​”Kader kita sudah teruji. Komitmen mereka luar biasa. Seperti yang disampaikan Bupati Jeneponto, beliau sudah cinta dengan NasDem. Inilah kekuatan yang akan kita gabungkan menjadi satu manajemen besar untuk menjemput kemenangan di masa depan,” pungkas Syahar.

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

x
x