OJK dan Perbankan Perkuat Resiliensi Iklim melalui Indonesia–UK Working Group on Climate Financing

Redaksi
26 Feb 2026 13:23
2 menit membaca

Jakarta, 26 Februari 2026 – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) bersama industri perbankan nasional mempertegas komitmen dalam mendukung transisi ekonomi rendah karbon. Langkah ini diwujudkan melalui penguatan manajemen risiko iklim dan peluncuran Indonesia–UK Strategic Partnership Working Group on Climate Financing pada gelaran The 2nd Indonesia Climate Banking Forum (ICBF) di Jakarta, Kamis.

​Sinergi Strategis Indonesia-Inggris

​Pembentukan Working Group ini merupakan tindak lanjut nyata dari kesepakatan kemitraan strategis antara Presiden RI Prabowo Subianto dan Perdana Menteri Inggris Keir Starmer pada Januari lalu.

​Pjs. Ketua Dewan Komisioner OJK, Friderica Widyasari Dewi, menekankan bahwa transformasi sistem keuangan yang selaras dengan isu iklim adalah bagian integral dari kebijakan pembangunan nasional.

​”Kolaborasi ini diharapkan dapat mempercepat inovasi pembiayaan transisi sekaligus memperdalam kemitraan strategis antara Indonesia dan Britania Raya,” ujar Friderica.

​Senada dengan hal tersebut, UK Minister for the Indo-Pacific, Seema Malhotra, menyatakan bahwa risiko iklim harus diubah menjadi peluang ekonomi hijau melalui gerak bersama antara regulator dan pelaku industri.

​Ketahanan Perbankan Nasional Terhadap Risiko Iklim

​Kepala Eksekutif Pengawas Perbankan OJK, Dian Ediana Rae, memastikan bahwa sektor perbankan Indonesia saat ini memiliki fondasi yang kokoh. Berdasarkan evaluasi, rasio kecukupan modal (Capital Adequacy Ratio/CAR) perbankan tetap berada di atas ketentuan regulasi meski dihadapkan pada skenario transisi iklim.

​”Sistem keuangan yang tangguh adalah fondasi utama untuk memastikan stabilitas jangka panjang dan pertumbuhan berkelanjutan,” tegas Dian.

​Peluncuran Dua Publikasi Strategis

​Sebagai panduan teknis bagi industri, OJK merilis dua laporan penting untuk mengukur tingkat kematangan dan ketahanan bank

Langkah ke Depan

​OJK berkomitmen menjadikan ICBF sebagai forum berkala untuk koordinasi lintas otoritas, kementerian, dan lembaga. Forum ini bertujuan membangun kepercayaan pasar serta memastikan arah kebijakan keberlanjutan berjalan selaras dengan agenda transisi nasional.

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

x
x