Gaya Baru WFH: Wali Kota Munafri Gowes Bareng SKPD Pantau “Jumat Bersih” di Tiga Kecamatan

Redaksi
17 Apr 2026 02:19
2 menit membaca

MAKASSAR.DAULATRAKYAT. Ada yang berbeda dari suasana kerja para aparatur sipil negara (ASN) di lingkup Pemerintah Kota Makassar pada Jumat pagi (17/4/2026). Meski tengah menerapkan kebijakan Work From Home (WFH), Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, justru turun langsung ke lapangan dengan cara yang unik.

​Pria yang akrab disapa Appi ini memboyong sejumlah pimpinan Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) untuk memantau kebersihan kota sambil bersepeda. Langkah ini diambil sebagai simbol efisiensi penggunaan bahan bakar minyak (BBM) sekaligus memastikan pelayanan publik tetap berjalan prima meskipun dalam skema kerja fleksibel.

​Menyusuri Gang dan Jalan Protokol

​Kegiatan yang dikemas dalam bentuk kurve lapangan ini dimulai sejak pukul 05.30 WITA dengan titik kumpul di Rumah Jabatan Wali Kota Makassar. Menggunakan sepeda, rombongan bergerak menyusuri pemukiman warga untuk memantau efektivitas program “Jumat Bersih”.

​Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Makassar, M. Roem, menjelaskan bahwa peninjauan difokuskan pada titik-titik rawan sampah dan penataan lingkungan di tiga wilayah kecamatan utama.

​”Tadi pagi Pak Wali dan jajaran SKPD pendamping berkeliling menggunakan sepeda menyusuri tiga rute berbeda. Fokus utamanya adalah memastikan aktivitas Jumat Bersih berjalan maksimal di tingkat wilayah,” ujar Roem.

​Adapun rute yang dilalui meliputi:

​Kecamatan Mamajang: Area Jalan Badak.

​Kecamatan Makassar: Area Jalan Muhammad Amin.

​Kecamatan Ujung Pandang: Area Jalan Gunung Lokon.

​Sinergi dan Efisiensi Anggaran

​Selain memantau kebersihan, aksi gowes bareng ini juga menjadi pesan kuat mengenai efisiensi anggaran dan operasional. Dengan bersepeda, rombongan pemerintah kota dapat lebih mudah menjangkau lorong-lorong yang sulit diakses kendaraan roda empat, sembari menyapa warga secara langsung.

​”Program ini bukan sekadar rutinitas, tapi upaya membangun budaya hidup bersih. Keterlibatan langsung Pak Wali diharapkan memperkuat pengawasan lapangan dan menjadi contoh nyata bagi masyarakat untuk menjaga keasrian lingkungannya,” tambah Roem.

​Pendampingan Penuh SKPD

​Dalam giat lapangan tersebut, Munafri didampingi oleh sejumlah pejabat teras, di antaranya:

​Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Makassar.

​Kepala BPKAD dan Kadis Kominfo.

​Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH).

​Kepala Dinas Tata Ruang (Distaru) dan Dinas Pekerjaan Umum (PU).

​Kepala Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar).

​Kabag Protokol dan Kabag Umum.

​Langkah ini menegaskan komitmen Pemkot Makassar bahwa kebijakan WFH bukan berarti penurunan pengawasan, melainkan adaptasi cara kerja yang lebih lincah dan langsung menyentuh akar permasalahan di masyarakat. (*)

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

x
x