Sukses Gelar IGS 2026, Prokopim Makassar Buktikan Standar Protokol Internasional

Redaksi
25 Jun 2026 02:22
4 menit membaca

MAKASSAR.DAULATRAKYAT.Penyelenggaraan Indonesia Gastrodiplomacy Series (IGS) 2026 di Kota Makassar, tanggal 25-25 Juni 2026, sukses.

Dibalik lancarnya hajatan tersebut, terdapat kerja senyap jajaran Protokol dan Komunikasi Pimpinan (Prokopim) Pemerintah Kota Makassar yang menjadi garda terdepan dalam memastikan seluruh rangkaian kegiatan berjalan lancar, tertib, dan sesuai standar diplomatik internasional.

Mulai dari penjemputan tamu negara di bandara, pengaturan agenda Wali Kota Makassar, koordinasi dengan kementerian dan instansi terkait, hingga pengawalan para delegasi selama berada di Makassar, seluruhnya menjadi bagian dari tugas yang dijalankan tim Prokopim.

Kepala Bagian Protokol dan Komunikasi Pimpinan (Prokopim) Setda Kota Makassar, Andi Ardhy Rahadian Sulham, mengatakan pihaknya mengerahkan seluruh sumber daya protokol untuk mendukung pelaksanaan event internasional yang menghadirkan 41 delegasi dari 28 negara tersebut.

Menurutnya, Protokol menjadi salah satu unsur penting dalam penyelenggaraan kegiatan internasional.

“Sebelum kegiatan, dan selama kegiatan IGS. Kami memastikan seluruh agenda berjalan sesuai tata acara, tata tempat, dan tata penghormatan yang telah ditetapkan, sehingga para tamu dapat merasa nyaman selama berada di Kota Makassar,” ujar Ardhy, Kamis (25/6/2026).

Ia menjelaskan, persiapan telah dilakukan jauh sebelum pelaksanaan kegiatan, termasuk menyusun skenario kedatangan para delegasi, pengaturan transportasi, hingga koordinasi dengan pihak hotel dan penyelenggara acara.

Pada hari pertama kegiatan, tim Prokopim melakukan penjemputan Direktur Diplomasi Publik Kementerian Luar Negeri RI, Ani Nigeriawati.

Selanjutnya, tamu yang lain, pada hari kedua, jajaran protokol kembali bertugas menyambut delegasi dari Bulgaria dan sejumlah negara lainnya yang tiba secara bertahap di Bandara Internasional Sultan Hasanuddin.

Bahkan, aktivitas penjemputan berlangsung hingga malam hari dan berlanjut sampai tengah malam guna memastikan seluruh delegasi mendapatkan pelayanan yang maksimal sejak pertama kali menginjakkan kaki di Makassar.

“Kami telah melakukan persiapan untuk kedatangan para tamu, termasuk pengaturan penjemputan dari bandara menuju hotel. Seluruh kebutuhan tamu kami pastikan terlayani dengan baik agar mereka merasa nyaman selama mengikuti kegiatan di Makassar,” jelasnya.

Selain pengaturan transportasi, Prokopim juga mengoordinasikan penggunaan VIP Lounge dan fasilitas jalur cepat (fast track) di bandara bagi tamu-tamu tertentu.

Ketersediaan kendaraan VIP, pengawalan, penanganan barang bawaan delegasi, hingga penyambutan resmi dengan tata krama protokoler turut menjadi perhatian utama.

Tidak hanya itu, sentuhan kearifan lokal juga dihadirkan dalam proses penyambutan sebagai bentuk penghormatan sekaligus memperkenalkan budaya Sulawesi Selatan kepada para tamu internasional.

Ardhy menuturkan, koordinasi lintas sektor menjadi kunci keberhasilan dalam mendukung agenda IGS 2026. Prokopim aktif berkomunikasi dengan Kementerian Luar Negeri, aparat keamanan, pihak bandara, hotel, hingga panitia pelaksana guna memastikan seluruh kebutuhan teknis dan nonteknis dapat terpenuhi.

“Mengingat kegiatan ini bersifat internasional, kami melakukan koordinasi intensif antar-instansi untuk memastikan pelayanan yang maksimal. Mulai dari pengaturan penjemputan, pengamanan, hingga pengaturan lokasi kegiatan dan pertemuan,” katanya.

Koordinasi tersebut juga mencakup pengaturan tata tempat pada seluruh venue kegiatan, mulai dari Benteng Fort Rotterdam, Hotel The Rinra Makassar, kapal pinisi untuk jamuan makan malam, hingga lokasi kunjungan delegasi lainnya.

Setiap penempatan kursi delegasi, urutan penyambutan, tata upacara, alur pergerakan tamu, hingga penerapan protokol senyap (silent protocol) dirancang secara detail agar seluruh agenda berlangsung tertib tanpa mengganggu kenyamanan para peserta.

“Kami memastikan pengaturan tempat duduk, tata acara, mobilisasi tamu, hingga kebutuhan pengamanan berjalan sesuai standar protokol internasional. Semua dilakukan agar para delegasi dapat mengikuti seluruh rangkaian kegiatan dengan nyaman dan aman,” ungkap Ardhy.

Menurutnya, keberhasilan penyelenggaraan IGS 2026 tidak hanya menjadi kebanggaan Pemerintah Kota Makassar, tetapi juga menunjukkan kesiapan daerah dalam menjadi tuan rumah kegiatan internasional yang melibatkan berbagai negara.

Melalui kerja kolaboratif seluruh pihak, termasuk dukungan jajaran Prokopim yang bekerja di balik layar, pelaksanaan Indonesia Gastrodiplomacy Series 2026 berlangsung sukses dan mendapat apresiasi dari para delegasi serta mitra diplomatik yang hadir.

“Yang paling penting bagi kami adalah memastikan seluruh tamu terlayani dengan baik, merasa nyaman, dan membawa kesan positif tentang Kota Makassar. Itu menjadi bagian dari upaya memperkuat citra Makassar sebagai kota yang siap menjadi tuan rumah berbagai agenda internasional di masa depan,” tutupnya. (*)

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

x
x