
MAKASSAR.DAULATRAKYAT. Komisi C Bidang Pembangunan DPRD Kota Makassar menggelar Rapat Dengar Pendapat (RDP) bersama pengusaha olahraga Padel yang berlokasi di Jalan Veteran. RDP ini dilakukan guna menindaklanjuti adanya dugaan perubahan fungsi lahan serta aktivitas usaha yang belum terdata secara spesifik.
Anggota Komisi C DPRD Makassar, Sangkala Saddika mengungkapkan bahwa berdasarkan hasil pemantauan di lapangan, lokasi tersebut memiliki area yang cukup luas meskipun dari luar hanya terlihat seperti satu ruko. Namun, saat dilakukan inspeksi mendadak (sidak), ditemukan berbagai aktivitas di dalam area tersebut yang berbeda dari peruntukan awalnya.
”Kalau sudah di dalam, wah… besar. Transparan sekali. Kalau dari luar cuma satu ruko masuk,” ujar Sangkala Saddiko saat memberikan keterangan kepada awak media Rabu (06/05/2026).
Sangkala menjelaskan bahwa lokasi tersebut awalnya diketahui sebagai bengkel dan lapangan futsal, namun kini telah beralih fungsi menjadi lapangan Padel. Pihak legislatif mempertanyakan status izin dan jumlah lapangan yang ada, namun hingga saat ini pihak pengelola belum memberikan data yang transparan.
”Bengkel, futsal, beralih menjadi Padel. Bulutangkis itu apakah memang dari dulu ada atau tidak dan jumlahnya berapa, itu kami belum bisa memberikan jawaban kecuali yang bersangkutan (memberikan data),” tambahnya.
Lebih lanjut, Sangkala menyayangkan sikap pihak pengelola yang terkesan kurang kooperatif saat anggota dewan melakukan kunjungan ke lokasi. Ia menyebutkan bahwa aktivitas di dalam area tersebut sangat padat, termasuk adanya aktivitas bengkel yang masih berjalan di area yang tertutup.
”Makanya di lokasi cuek-cuek di situ. Itu mi kegiatan, aktivitas ada di dalam. Ada bengkel juga di situ,” ungkapnya.
Komisi C DPRD Makassar akan terus mengawal persoalan ini dan meminta pihak pengusaha untuk segera memberikan laporan spesifik mengenai izin mendirikan bangunan (IMB) serta legalitas perubahan fungsi lahan guna memastikan seluruh pelaku usaha di Makassar tertib administrasi.


Tidak ada komentar