
MAKASSAR.DAULATRAKYAT. Pembentukan karakter religius dan kemandirian menjadi buah manis dari pendidikan di Ranu Harapan Islamic School (RHIS). Perubahan positif ini dirasakan langsung oleh keluarga Alfiyah Aqiilah Ali, siswi kelas 9 SMP RHIS yang baru saja menyelesaikan pendidikannya dengan capaian hafalan Al-Qur’an mencapai 6 Juz.
Perubahan Karakter dan Kemandirian Diri
Nur Fadilah Ali, selaku wali sekaligus kakak kandung Alfiyah, mengungkapkan rasa syukur mendalam atas perkembangan pesat yang ditunjukkan adiknya selama menimba ilmu di RHIS. Menurutnya, lingkungan sekolah tidak hanya membimbing Alfiyah secara akademis dan keagamaan, tetapi juga membentuk kepribadiannya menjadi sosok yang santun dan mandiri.
”Alhamdulillah, perkembangan kepribadiannya selama sekolah di RHIS sangat bagus. Alfiyah menjadi lebih sopan, taat beribadah, dan hafalan Al-Qur’annya bisa mencapai 6 juz. Di rumah, shalat tepat waktu, murojaah, dan tilawahnya sudah tidak perlu diingatkan lagi,” ujar Nur Fadilah.
Kemandirian Alfiyah juga terlihat jelas dalam aktivitas sehari-hari di rumah. Usai pulang sekolah, ia terbiasa membantu pekerjaan rumah tangga tanpa harus disuruh, bahkan mencuci pakaian sekolahnya sendiri.
Dukungan Penuh Orang Tua dan Dedikasi Para Guru
Melihat perjalanan Alfiyah hingga mencapai hafalan 6 Juz, pihak keluarga mengaku sangat terharu dan tidak menyangka. Untuk menjaga keseimbangan mental dan semangat belajar sang anak, orang tua senantiasa memberikan dukungan moral.
Saat Alfiyah merasa lelah atau tertekan, keluarga biasa mengajaknya beristirahat sejenak, jalan-jalan, atau mengizinkannya meluangkan waktu bersama teman-temannya.
Keberhasilan ini juga tidak terlepas dari peran para guru di RHIS yang dinilai sangat baik dalam mendampingi siswa. Pihak sekolah, khususnya wali kelas, selalu aktif berkomunikasi dan memberikan kabar perkembangan siswa, termasuk menyampaikan evaluasi belajar secara mendalam saat penerimaan rapor.
Selain program Tahfiz yang diprioritaskan, Alfiyah juga menunjukkan minat tinggi pada pelajaran Bahasa Inggris dan Bahasa Arab yang kerap ia ceritakan dengan antusias di rumah.
Apresiasi Haru di Momen Wisuda Gratis
Rasa syukur keluarga semakin membuncah pada momen kelulusan. RHIS menyelenggarakan prosesi wisuda secara gratis tanpa memungut biaya apa pun dari orang tua. Kebahagiaan tersebut kian lengkap ketika Alfiyah terpilih sebagai salah satu siswi yang menerima apresiasi kejutan dari sekolah berupa buket uang (money bouquet).
”Kami sangat bersyukur dengan adanya wisuda gratis ini, sama sekali tidak ada biaya. Lebih terharu lagi ternyata Alfiyah mendapatkan hadiah buket uang dari sekolah. Terima kasih RHIS, semoga Allah membalasnya dengan keberkahan yang berlipat,” tutur Nur Fadilah penuh haru.
Harapan dan Doa untuk Masa Depan
Mengakhiri ceritanya, Nur Fadilah menyampaikan harapan dan doa terbaik untuk langkah Alfiyah selanjutnya agar senantiasa berada di jalan yang diridhai.
”Saya berharap semoga Alfiyah tetap istiqomah dalam menghafal Al-Qur’an, menjaga shalat lima waktu, dan cita-citanya dapat terwujud. Semoga Allah SWT selalu melindunginya dan memudahkan setiap langkahnya. Aamiiin,”pungkasnya.


Tidak ada komentar