Orang Tua Dafkah Haris Apresiasi Kepedulian SMP RHIS Terhadap Pendidikan Anak Yatim dan Tahfidz

Redaksi
21 Jul 2026 13:15
3 menit membaca

MAKASSAR.DAULATRAKYAT. Pelaksanaan Wisuda Tahfidz yang diselenggarakan oleh SMP Ranu Harapan Islamic School ( RHIS )  di Hotel Claro Makassar menyisakan rasa haru dan kesan mendalam bagi para orang tua murid. Rasa syukur dan apresiasi tinggi salah satunya disampaikan oleh Ekarismayanti, S.E., ibu dari Dafkah Haris, siswa kelas 9 SMP RHIS yang telah berhasil menyelesaikan hafalan 1 juz Al-Qur’an.

​Ekarismayanti mengapresiasi kebaikan pihak sekolah dan yayasan yang menggelar prosesi wisuda secara megah tanpa membebankan biaya sepeser pun kepada para wali murid. Sebagai seorang single mother, kebijakan ini dirasakannya sangat meringankan.

​”Sebelumnya saya minta maaf karena kurang pandai berkata-kata. Tapi menurut kami selaku orang tua, terkait masalah wisuda gratis ini, andaikan saya punya empat jempol, saya kasih empat jempol. Karena biasanya di sekolah lain pasti berbayar. Kami selaku single mother merasa sangat terbantu karena tidak diberatkan masalah biaya,” ungkap Ekarismayanti dengan penuh rasa haru.

​Tak hanya wisuda gratis, kebijakan RHIS dalam membebaskan biaya sekolah bagi anak-anak yatim juga dinilai menjadi bentuk kepedulian nyata yang sangat membantu perekonomian keluarga.

​Perubahan Perilaku dan Akhlakul Karimah

​Di luar keringanan finansial, hal yang tak kalah membahagiakan bagi Ekarismayanti adalah perubahan positif pada kepribadian sang buah hati. Proses pembiasaan berinteraksi dengan Al-Qur’an dan pendidikan karakter di SMP RHIS terbukti membentuk akhlak Dafkah Haris menjadi lebih santun, mandiri, dan Islami.

​Sejak aktif menghafal Al-Qur’an di RHIS, Dafkah menunjukkan perkembangan sikap yang signifikan dalam kehidupan sehari-hari:

​Disiplin Ibadah & Mandiri: Tumbuh kesadaran tinggi dalam menjaga waktu shalat lima waktu serta rutin bertilawah tanpa harus terus-menerus diingatkan.

​Tutur Kata dan Adab: Berbicara dengan bahasa yang lebih lembut, senantiasa menghormati orang tua, serta menjauhi perkataan yang tidak bermanfaat.

​Bakti kepada Orang Tua: Menjadi anak yang lebih peka, penurut, dan memiliki kepedulian tinggi terhadap perjuangan sang ibu.

​Nilai-nilai adab dan perbaikan akhlakul karimah tersebut menjadi bukti nyata bahwa proses tahfidz di RHIS tidak sekadar mengejar target hafalan, melainkan juga membentuk kepribadian santri yang berkarakter mulia.

​Apresiasi untuk Pimpinan dan Yayasan

​Atas dedikasi dan perhatian tulus yang diberikan kepada para siswa, Ekarismayanti menyampaikan ucapan terima kasih yang mendalam kepada seluruh jajaran pengelola sekolah dan pimpinan yayasan.

​”Terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Ketua Yayasan atas program Wisuda Tahfidz gratis di Hotel Claro kemarin. Khususnya buat Bapak Ramli dan Ibu Nurul, semoga senantiasa berada dalam lindungan Allah SWT, barakallahu fiikum,” tuturnya.

​Ia berharap SMP RHIS dapat terus berkembang pesat, semakin jaya, dan konsisten mencetak generasi Hafiz serta Hafidzah yang tidak hanya unggul dalam hafalan Al-Qur’an, tetapi juga memiliki keagungan akhlak di tengah masyarakat.

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

x
x