

MAKASSAR.DAULATRAKYAT.Perumda Air Minum (PDAM) Kota Makassar menunjukkan progres kinerja yang signifikan pada tahun buku 2025 dengan mencatatkan peningkatan laba yang sangat tajam dibandingkan tahun sebelumnya.
Andi Syahrum Makkuradde mengungkapkan bahwa kunci utama dari peningkatan setoran ke kas daerah atau dividen ini adalah kebijakan efisiensi ketat yang dijalankan oleh jajaran direksi.
“Saya kira peningkatan laba tidak hanya bergantung pada peningkatan profit, melainkan juga melalui langkah efisiensi yang terukur agar setoran ke Kota Makassar dapat meningkat, yang diharapkan terus berlanjut hingga tahun 2026,”ungkapnya.
Lompatan performa keuangan ini terlihat sangat mencolok dalam perbandingan capaian antar tahun, di mana pada tahun 2024 laba PDAM hanya tercatat kurang lebih sebesar Rp300 juta.
Adapun memasuki tahun 2025, angka tersebut melonjak drastis hingga mencapai sekitar Rp7 miliar lebih, yang secara otomatis ikut mendongkrak nilai dividen yang akan disetorkan.
Andi Syahrum menegaskan bahwa strategi yang diambil bukanlah sekadar pemangkasan anggaran secara acak, melainkan pengalihan dana dari hal-hal yang tidak mendesak ke sektor pelayanan yang lebih produktif.
Sebagai contoh, anggaran SPPD yang selama ini bisa mencapai Rp400 juta hingga Rp500 juta kini dipangkas atau dilewati agar dananya bisa dialokasikan untuk kebutuhan yang lebih vital,
“Seperti membiayai perbaikan pipa yang bocor demi kepentingan masyarakat luas”pungkasnya Senin (04/05/2026)


Tidak ada komentar