

BALI.DAULATRAKYAT..Kantor Perwakilan Bank Indonesia (KPw BI) Provinsi Sulawesi Selatan kembali menggelar agenda tahunan Media Engagement dan Pelatihan Wartawan. Kegiatan yang berlangsung di Bali ini diikuti oleh 53 wartawan yang mewakili 47 media massa di Sulawesi Selatan.
Deputi Kepala Divisi BI Sulsel, Lidyawatie Lamakampali, dalam sambutan pembukaannya menyampaikan apresiasi atas kontribusi dan sinergi media massa di Sulawesi Selatan. Ia menegaskan bahwa bagi Bank Indonesia, insan pers tidak hanya berperan sebagai mitra kerja, tetapi juga sebagai garda terdepan dalam merawat pemahaman publik terkait isu ekonomi.
”Lewat tulisan dan liputan teman-teman media, kebijakan Bank Indonesia serta informasi ekonomi dapat sampai ke masyarakat dengan bahasa yang membumi dan mudah dipahami. Sinergi luar biasa ini yang terus kita jaga bersama,” ujar Lidyawatie.
Ia menjelaskan, materi pelatihan tahun ini sengaja ditingkatkan (upgrade) ke tingkat yang lebih teknis guna memberikan wawasan yang lebih dalam bagi para jurnalis. BI Sulsel menghadirkan ekonom Sunarsip untuk membedah kondisi makroekonomi, serta konsultan komunikasi Herry untuk berbagi strategi mengolah isu-isu kebanksentralan dan ekonomi yang terkesan berat menjadi sajian berita yang renyah dan menarik bagi pembaca.
Selain pemaparan materi, kegiatan ini juga dirangkaikan dengan lomba kepenulisan khusus bagi para wartawan peserta kegiatan. Terkait pemilihan lokasi di Bali, Lidyawatie menyebutkan pertimbangan fleksibilitas dan ketersediaan penerbangan dari Sulawesi Selatan menjadi alasan utama, di samping suasana yang kondusif untuk mempererat keakraban.
Melalui kegiatan ini, BI Sulsel berharap kompetensi dan wawasan ekonomi para wartawan semakin terasah sehingga mampu menghasilkan karya jurnalistik yang makin berkualitas dan mencerdaskan masyarakat.
Kegiatan media engagement ini juga dihadiri oleh Deputi Kepala Perwakilan BI Sulsel, Pandu Girawan, yang bergabung di sela rangkaian agenda pendampingan UMKM di Bali.


Tidak ada komentar