
MAKASSAR.DAULATRAKYAT.Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Sulawesi Selatan menatap gelaran pemilu dengan optimisme tinggi. Partai berlambang Ka’bah ini berkomitmen penuh untuk mempertahankan posisinya dan menjadikan Sulawesi Selatan sebagai lumbung suara nasional.
Hal ini ditegaskan oleh Anggota DPRD Sulsel dari Fraksi PPP, Sugiarti Mangun Karim. Ia menyatakan bahwa seluruh kader di Sulawesi Selatan siap bergerak memenuhi arahan Dewan Pimpinan Pusat (DPP).
Sugiarti mengungkapkan bahwa Ketua Umum PPP telah memberikan instruksi jelas agar PPP Sulsel mampu melipatgandakan target kursi dari pencapaian yang ada saat ini.
“Saat ini, PPP sendiri telah mengamankan delapan kursi di DPRD Sulsel dan berhasil membentuk satu fraksi penuh,”ujarnya disela Muskerwil Sabtu (20/06/2026) di Hotel Claro Makassar.
Menanggapi target parliamentary threshold (ambang batas parlemen) di tingkat nasional, perempuan yang akrab disapa Andi Cegge ini memberikan garansi besar untuk wilayahnya. Ia menyatakan bahwa untuk lingkup Sulawesi Selatan, mereka bisa memberikan garansi 100 persen untuk kembali ke parlemen. Bahkan, optimismenya mencapai 100 persen hingga 1000 persen.
Mengenai dinamika politik di Sulsel, di mana beberapa partai politik baru maupun lama mengklaim wilayah tersebut sebagai “kandang” mereka,ia menilai hal tersebut sebagai narasi politis yang wajar.
Menurutnya, setiap partai pasti memiliki target besar, namun semua pihak harus tetap melihat fakta di lapangan. PPP sendiri tidak perlu berkoar-koar karena sejarah dan posisinya sebagai partai senior lima besar di Sulsel sudah menjadi bukti nyata.
Ia juga menekankan keunggulan kompetitif PPP yang tetap konsisten sebagai partai berasaskan Islam. Di saat partai-partai lain yang sebelumnya berbasis massa serupa dinilai sudah mulai bergeser menjadi partai nasionalis, PPP menjadi satu-satunya yang eksis mempertahankan asas tersebut.
Hal inilah yang membuat PPP memiliki basis massa dan segmentasi pemilih tradisional yang sangat mengakar dan tidak mudah digoyahkan.
Mengenai kesiapan administratif, PPP Sulsel mengaku sangat siap menghadapi proses verifikasi faktual. Infrastruktur partai dari tingkat wilayah hingga ranting diklaim sudah rampung secara komprehensif.
Struktur kepengurusan PPP dinyatakan lengkap di hampir seluruh kabupaten dan kota se-Sulawesi Selatan, dengan pengecualian untuk Kabupaten Tana Toraja dan Toraja Utara.
Oleh karena itu, fokus utama partai saat ini adalah menjaga aset, mengawal basis suara, serta merawat kader dan simpatisan yang ada.
Saat ditanya mengenai langkah PPP dalam Pemilihan Presiden (Pilpres) mendatang, Andi Sugiarti menjelaskan bahwa PPP memilih untuk fokus menggunakan strategi bertahap (step-by-step). Partai akan fokus menyelesaikan verifikasi faktual terlebih dahulu demi mengamankan tiket kepesertaan pemilu, kemudian berjuang menembus ambang batas parlemen.
Setelah kekuatan legislatif mengakar, barulah arah dukungan Pilpres, baik untuk kader internal maupun eksternal, akan ditentukan secara dinamis karena politik itu sangat dinamis.
Melalui momentum Musyawarah Kerja Wilayah (Muskerwil) dan Bimbingan Teknis (Bimtek) kali ini, PPP Sulsel bertekad menyatukan persepsi seluruh anggotanya. Andi Sugiarti mengingatkan bahwa seluruh anggota DPRD adalah etalasenya partai.
Jika pihak partai memajang kader terbaik yang bisa diterima dengan baik oleh masyarakat, maka hal tersebut akan menjadi magnet kuat bagi masyarakat untuk kembali membesarkan PPP.


Tidak ada komentar