
MAKASSAR.DAULATRAKYAT.Kawasan grosir Pusat Niaga Daya (PND) di sepanjang Jalan Parumpa hingga depan teras BRI, Kecamatan Biringkanaya, akhirnya ditata ulang oleh tim gabungan, Kamis (25/2). Langkah ini diambil untuk mengatasi kemacetan parah yang disebabkan oleh lapak-lapak pedagang yang menjorok hingga ke badan jalan.
Upaya Persuasif dan Humanis
Penertiban yang melibatkan Perumda Pasar Makassar Raya bersama BKO Satpol PP Kecamatan Biringkanaya ini mengedepankan pendekatan humanis. Petugas memberikan teguran secara persuasif sehingga para pedagang dengan sukarela membongkar sendiri tenda dan lapaknya.
Kasi Trantib Kecamatan Biringkanaya, Adi Mulyadi Jacub, S.Sos., menjelaskan bahwa aksi ini merupakan tindak lanjut dari aduan masyarakat yang merasa terganggu oleh penyempitan jalan.
”Kami mendampingi PD Pasar terkait banyaknya lapak sayur yang mengambil bahu jalan. Ini sangat mengganggu lalu lintas. Kami mengimbau pedagang agar menata kembali lapaknya sesuai batas yang ditentukan,” kata Adi.
Sosialisasi Berulang Kali
Kabag Ketertiban Perumda Pasar Makassar, Muh. Jaenul, S. Sos., menegaskan bahwa tindakan tegas ini adalah langkah terakhir. Sebelumnya, pihak pengelola pasar telah berkali-kali memberikan sosialisasi dan imbauan kepada pedagang agar tidak melampaui garis batas jualan.
“Imbauan sudah sering kami lakukan. Namun karena masih ada pelanggaran, penertiban dilakukan demi ketertiban bersama,” tegas Jaenul.
Mengembalikan Hak Pengguna Jalan
Tercatat kurang lebih 200 lapak PK5 ditertibkan untuk mundur ke batas yang telah disepakati. Penataan ini bertujuan untuk menjaga roda ekonomi tetap berjalan tanpa mengorbankan kenyamanan warga dan hak pengguna jalan lainnya.
Pihak pengelola berharap penataan ini menjadi langkah awal menciptakan kawasan pasar yang tertib, aman, dan nyaman bagi semua pihak.


Tidak ada komentar