
MAKASSAR.DAULATRAKYAT. Acara Wisuda Tahfidz Perdana yang diadakan oleh Ranu Harapan Islamic School (RHIS) di Hotel Claro Makassar pada Jumat (17/07/2026) kemarin benar-benar sukses bikin haru. Banyak orang tua yang merasa sangat bangga melihat anak-anak mereka tampil di panggung sebagai penghafal Al-Qur’an.
Dari SD Sampai SMP Tetap Setia di RHIS
Salah satu orang tua yang tidak bisa menyembunyikan rasa bahagianya adalah Indah Irdak. Putrinya, Nur Qaireen Salam (yang akrab dipanggil Nur Khairin), kini sudah duduk di bangku kelas II SMP RHIS. Bagi Ibu Indah, wisuda tahfidz pertama yang digelar oleh sekolah ini sudah berjalan sangat luar biasa.
”Menurut saya, wisuda perdana ini sudah dikonsep dengan sangat baik,” ungkapnya penuh syukur.
Keuntungan menyekolahkan anak di RHIS ternyata sudah dirasakan Ibu Indah sejak lama. Nur Qaireen sudah bersekolah di RHIS sejak masih SD angkatan kedua. Kepercayaan ini bahkan berlanjut ke adiknya yang sekarang juga sekolah di sana dan sudah duduk di kelas IV SD.
Akhlak Jadi Jempolan dan Suka Ngaji di Mana Saja
Hal yang paling membuatnya bersyukur adalah perubahan positif pada karakter sang anak sehari-hari. Kebiasaan baik yang diajarkan di sekolah benar-benar terbawa sampai ke rumah.
”Akhlaknya terjaga sekali, salatnya tidak pernah bolong. Bahkan kalau lagi di atas kendaraan atau di mana saja, dia pasti menyempatkan diri untuk murajaah (mengulang hafalan) Al-Qur’an,” cerita sang ibu dengan bangga.
Saat ini, Nur Qaireen yang berusia 13 tahun sudah berhasil mengantongi hafalan sebanyak 1 juz. Hebatnya lagi, prestasi akademik Nur Qaireen di mata pelajaran umum lainnya juga tetap seimbang dan berjalan beriringan.
Kelas yang Privat dan Guru-Guru Hebat
Ketika ditanya mengapa ia begitu betah menyekolahkan anaknya di RHIS,ia menjelaskan bahwa lingkungan sekolah ini sangat ramah anak dan kondusif. Salah satu faktornya adalah jumlah siswa di kelas yang sangat dibatasi.
Satu kelas di RHIS paling banyak hanya diisi sepuluh siswa, sehingga proses belajar-mengajar bisa berjalan jauh lebih fokus. Selain suasana kelas yang tenang.
Ia juga sangat mengagumi kualitas para pengajarnya karena rata-rata guru yang mengajar di sini sudah berpendidikan tinggi lulusan S2.
Di akhir obrolan, Indah berharap agar ke depannya RHIS bisa makin sukses dan terus melahirkan anak-anak yang tidak hanya pintar secara akademis, tapi juga punya akhlak mulia serta cinta Al-Qur’an.


Tidak ada komentar