OSP Farm Ekspor 10,2 Ton Kemiri ke Arab Saudi, Hasil Dukungan UMKM REWAKO Ekspor KPwBI Sulawesi Selatan

Redaksi
24 Jul 2026 03:46
Ekonomi News 0 16
2 menit membaca

​MAKASSAR.DAULATRAKYAT Kantor Perwakilan Bank Indonesia (KPwBI) Provinsi Sulawesi Selatan terus memperkuat komitmennya dalam mendorong UMKM lokal naik kelas hingga mampu menembus pasar ekspor.

Komitmen tersebut kembali diwujudkan melalui pelepasan ekspor PT Onstar Pop Farm (OSP Farm) yang diberangkatkan menuju Jeddah, Arab Saudi, pada Kamis (23/7).

​Seremoni pelepasan ekspor ini dihadiri langsung oleh Wakil Gubernur Provinsi Sulawesi Selatan, Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Sulawesi Selatan, serta jajaran pemangku kepentingan (stakeholders) terkait.

​Pencapaian Ekspor Berkelanjutan dan Dampak bagi Petani Lokal

​OSP Farm, UMKM asal Kabupaten Luwu yang bergerak di bidang komoditas kemiri, memuat 10,2 ton kemiri dalam pengiriman tahap ini. Ini merupakan kelanjutan dari ekspor perdana sebesar 10 ton yang telah dilaksanakan pada awal tahun 2026.

​Total Realisasi: Ekspor OSP Farm kini telah mencapai sekitar 20 ton.

​Target Kontrak: Pengiriman ini merupakan bagian dari komitmen ekspor sebesar 80 ton untuk jangka waktu dua tahun (mencapai 25% dari total target).

​Dampak Ekonomi: Selain memperluas akses pasar internasional, keberhasilan ini memberikan dampak positif langsung bagi para petani lokal melalui peningkatan permintaan bahan baku kemiri.

​Pendampingan Intensif Melalui Program UMKM REWAKO

​Capaian OSP Farm merupakan hasil nyata dari pendampingan berkelanjutan melalui program UMKM REWAKO Ekspor (Resilient, World Class, Agile, and Knowledgeable) yang diinisiasi oleh KPwBI Provinsi Sulawesi Selatan.

​Rangkaian pembinaan dan fasilitas yang diberikan mencakup:

​Penguatan Kapasitas Usaha: Peningkatan mutu produk, standar ekspor, serta tata kelola usaha.

​Fasilitasi Pameran Internasional: Mendorong partisipasi OSP Farm dalam ajang strategis seperti Trade Expo Indonesia (TEI) dan Anging Mamiri Business Fair (AMBF) garapan KPwBI Sulsel.

​Pendampingan Business Matching: Mempertemukan OSP Farm secara langsung dengan buyer internasional hingga menghasilkan kesepakatan kontrak ekspor bertahap.

​Komitmen Mendorong Ekonomi Daerah yang Inklusif

​Keberhasilan ini membuktikan bahwa pendampingan terstruktur dan sinergis mampu menghubungkan komoditas unggulan daerah dengan rantai pasok global, menciptakan nilai tambah, membuka lapangan kerja, serta mengakselerasi pertumbuhan ekonomi daerah.

​Ke depan, Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Sulawesi Selatan akan terus memperkuat sinergi dengan Pemerintah Daerah dan seluruh pemangku kepentingan melalui program UMKM REWAKO maupun inisiatif pengembangan lainnya.

Langkah ini berfokus pada peningkatan kapasitas usaha dan perluasan akses pasar demi mewujudkan pertumbuhan ekonomi Sulawesi Selatan yang inklusif, berdaya saing, dan berkelanjutan.

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

x
x