Bangun Budaya Keselamatan Berkendara Gen Z, Asmo Sulsel Gelar Honda Hype School

Redaksi
31 Agu 2026 11:58
2 menit membaca

MAKASSAR.DAULATRAKYAT.Astra Motor Sulawesi Selatan (Asmo Sulsel) terus memperkuat komitmennya dalam mendekatkan diri dengan generasi muda melalui rangkaian program Honda Hype School.

Kegiatan ini dihadirkan tidak hanya sebagai wadah unjuk bakat dan kreativitas pelajar SMA/SMK, tetapi juga sebagai sarana edukasi keselamatan berkendara sejak dini lewat kampanye #Cari_Aman.

​Marketing Manager Asmo Sulsel, Antofany Yusticia Ahmad, mengungkapkan bahwa pelajar tingkat SMA/SMK menjadi target audiens utama karena tingginya mobilitas harian mereka yang dekat dengan penggunaan sepeda motor.

​”Latar belakang utama kami menggelar Honda Hype School adalah untuk membangun kedekatan dengan generasi muda melalui aktivitas yang relevan dengan karakter mereka. Kami melihat sekolah sebagai ruang yang tepat untuk menanamkan kesadaran safety riding sejak dini,” ujarnya.

​Saat ini, program roadshow tersebut telah dilaksanakan di empat sekolah dan diproyeksikan bakal menjangkau lebih banyak SMA/SMK di seluruh wilayah operasional Asmo Sulsel. Pemilihan lokasi didasarkan pada kesesuaian karakter sekolah yang berpotensi menjadi ruang interaksi positif bagi para siswa.

​Untuk mendorong keterlibatan aktif peserta, Honda Hype School menyajikan beragam aktivitas interaktif. Mulai dari pameran lini produk Honda, sesi riding test, panggung pertunjukan bakat siswa, hingga sosialisasi safety riding yang dibawakan langsung oleh instruktur terlatih Asmo Sulsel.

​Materi keselamatan disampaikan dengan pendekatan santai dan relevan tanpa terkesan menggurui. Edukasi menyoroti kebiasaan harian pelajar, seperti kecenderungan mengabaikan perlengkapan berkendara saat bepergian jarak dekat.

​”Poin utama yang paling kami tekankan adalah penggunaan perlengkapan berkendara secara lengkap, mulai dari helm, jaket, sarung tangan, celana panjang, hingga sepatu. Perlengkapan ini sangat penting dipakai baik jarak jauh maupun dekat, bukan untuk mencegah kecelakaan, melainkan untuk menekan tingkat fatalitas cedera jika risiko terjadi,” tambahnya.

​Melalui program ini,pihaknya berharap pemahaman safety riding dapat melekat menjadi kebiasaan sehari-hari bagi para siswa, sekaligus menjadikan mereka duta keselamatan di lingkungan sekolah, keluarga, dan masyarakat.

“Menerima respons positif dari pihak manajemen sekolah, Asmo Sulsel berencana melanjutkan kolaborasi edukatif serupa secara berkala di masa mendatang,”pungkasnya.

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

x
x