Kemlu dan Pemkot Makassar Perkuat Diplomasi Ekonomi dan Budaya melalui Indonesia Gastrodiplomacy Series 2026

Redaksi
22 Jun 2026 23:17
3 menit membaca

MAKASSAR.DAULATRAKYAT.Kementerian Luar Negeri RI bersama Pemerintah Kota Makassar akan menyelenggarakan Indonesia Gastrodiplomacy Series (IGS): Diplomatic Tour Goes to Makassar pada 23–25 Juni 2026, dengan tema “Bringing Flavours, Cultures and Business Opportunities.”

Kegiatan ini akan diikuti oleh perwakilan diplomatik dari 28 negara yang meliputi unsur Duta Besar/Kepala Perwakilan Negara Sahabat beserta spouse, Konsul Jenderal, serta anggota korps diplomatik yang membidangi ekonomi, perdagangan, investasi, dan sosial budaya. Delegasi akan dipimpin oleh Direktur Jenderal Informasi dan Diplomasi Publik Kementerian Luar Negeri, Duta Besar Heru H. Subolo.

Penyelenggaraan IGS di Makassar merupakan tindak lanjut sinergi Kementerian Luar Negeri dan Pemerintah Kota Makassar dalam komitmen bersama untuk mendorong perdagangan, investasi, pariwisata, penguatan identitas budaya, serta pertukaran pengetahuan dan inovasi sebagai bagian dari diplomasi pembangunan daerah.

Rangkaian kegiatan akan diawali dengan welcoming dinner di Benteng Rotterdam, yang menampilkan kekayaan kuliner khas Makassar serta pertunjukan tari kolosal yang merepresentasikan empat suku terbesar di Provinsi Sulawesi Selatan.

Pada hari kedua, para delegasi akan mengikuti Investment dan Business Forum yang akan dibuka oleh Wakil Gubernur Sulawesi Selatan serta melibatkan partisipasi para pelaku usaha daerah. Forum ini menjadi wadah untuk memperkenalkan peluang kerja sama ekonomi, menjembatani kontak bisnis, sekaligus mempromosikan potensi unggulan Kota Makassar dan Provinsi Sulawesi Selatan di bidang perdagangan, investasi, industri, pariwisata, budaya, kuliner, maritim dan industri kreatif.

Delegasi juga akan mengikuti city tour ke Museum Kota Makassar, mengunjungi pameran produk unggulan UMKM lokal di anjungan MNEK Centre Point of Indonesia (CPI), serta berlayar menggunakan Kapal Pinisi sebagai ikon warisan maritim BugisMakassar yang telah dikenal dunia. Rangkaian ini dirancang untuk memberikan pengalaman langsung atas kekayaan budaya, potensi pariwisata, dan peluang ekonomi Kota Makassar.

Wali Kota Makassar, H. Munafri Arifuddin, S.H., menyampaikan bahwa penyelenggaraan IGS merupakan bagian dari strategi promosi terpadu Kota Makassar kepada komunitas diplomatik internasional.

Melalui kegiatan ini, Pemerintah Kota Makassar berharap dapat memperluas jejaring kerja sama internasional, meningkatkan perdagangan dan investasi, serta memperkuat posisi Makassar sebagai salah satu gerbang ekonomi kawasan Timur Indonesia.

Sementara itu, Direktur Diplomasi Publik Kementerian Luar Negeri, Ani Nigeriawati, menyampaikan harapannya agar IGS Makassar dapat menjadi langkah awal untuk memperluas jejaring kerja sama konkret antara Makassar dan mitra internasional.

Ia berharap kegiatan ini tidak berhenti sebagai ajang promosi, tetapi menjadi pintu pembuka bagi Kota Makassar untuk semakin dikenal dunia sebagai gerbang ekonomi Kawasan Indonesia Timur. Melalui IGS,

“kami ingin mempertemukan potensi daerah dengan jejaring diplomatik dan pelaku usaha internasional, sehingga peluang kerja sama di berbagai bidang dapat terjalin, dan pada akhirannya memberikan manfaat nyata bagi Indonesia,” ujar Ani Nigeriawati”.

Indonesia Gastrodiplomacy Series telah diselenggarakan sebanyak 5 (lima) kali di berbagai daerah di Indonesia. Program unggulan Kementerian Luar Negeri ini memanfaatkan kekayaan kuliner Nusantara sebagai instrumen diplomasi soft power Indonesia untuk mempererat persahabatan antarbangsa sekaligus membuka peluang kerja sama di bidang perdagangan, investasi

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

x
x