

MAKASSAR,DAULATRAKYAT.Politeknik Pariwisata (Poltekpar) Makassar menggelar Sidang Terbuka Senat Akademik dalam rangka Wisuda Ke-25 di Lapangan Rektorat Kampus Poltekpar Makassar, Sabtu (19/9/2026).
Sebanyak 603 wisudawan dan wisudawati dari delapan program studi jenjang Diploma III dan Sarjana Terapan (Diploma IV) resmi dikukuhkan dalam perhelatan yang dihadiri langsung oleh Wakil Menteri Pariwisata RI, Ni Luh Enik Ermawati (Ni Luh Puspa), serta Direktur Poltekpar Makassar, Dr. Herry Rachmat Widjaja, MM.Par., CHE., CDM-FL., CTE.
Wisuda tahun 2026 ini mengusung tema “Sailing Beyond Boundaries, Shaping the Future through Sustainable Tourism” (Berlayar Menembus Batas, Membangun Masa Depan melalui Pariwisata Berkelanjutan).
Tema tersebut mencerminkan komitmen institusi dalam mencetak sumber daya manusia (SDM) pariwisata yang adaptif, menguasai teknologi cerdas, namun tetap memegang teguh prinsip keberlanjutan lingkungan dan kearifan lokal.
Dalam sambutannya, Direktur Poltekpar Makassar, Dr. Herry Rachmat Widjaja, menyampaikan bahwa momen wisuda kali ini juga ditandai dengan pencapaian prestasi berskala nasional dan internasional.
Poltekpar Makassar berhasil meraih Peringkat 3 Perguruan Tinggi Politeknik Paling Berkelanjutan se-Indonesia pada penganugerahan UI GreenMetric Sustainable University Rankings Indonesia 2026. Selain itu, diserahkan pula Sertifikat Times Higher Education (THE) oleh Wakil Menteri Pariwisata kepada pihak Poltekpar Makassar sebagai bentuk pengakuan mutu global.
”Pengukuhan hari ini diikuti oleh 603 wisudawan dengan total kehadiran arena mencapai 2.079 peserta terkonfirmasi, termasuk 1.206 orang tua wisudawan. Sebagai bentuk penyerapan lulusan ke dunia kerja, kami juga telah menggelar Job Fair Poltekpar Makassar pada 27–28 Agustus 2026 yang menyediakan 307 lowongan kerja dari berbagai mitra industri,” ujar Herry.
Ia menambahkan bahwa kepercayaan masyarakat terhadap Poltekpar Makassar terus meningkat, terbukti dari total penerimaan mahasiswa baru TA 2026/2027 yang mencapai 705 orang (104% dari kuota reguler).
Wakil Menteri Pariwisata RI, Ni Luh Puspa, menegaskan pentingnya kualitas SDM sebagai tulang punggung industri pariwisata nasional. Menurutnya, Poltekpar Makassar memegang peran amat strategis sebagai gerbang utama pendidikan pariwisata di kawasan Indonesia Timur.
”Kesiapan SDM adalah hal mendasar. Seindah apa pun alam dan budayanya, tanpa SDM berkualitas tidak akan terkelola secara maksimal. Poltekpar Makassar mencetak mahasiswa yang berasal tidak hanya dari Sulawesi Selatan, tetapi juga kawasan Sulawesi lainnya, Kalimantan, hingga Papua dan Wakatobi. Ini langkah penting agar kualitas pariwisata merata di seluruh Indonesia,” jelas Wamenpar.
Terkait tantangan tingginya harga tiket pesawat dan dinamika geopolitik global, Ni Luh Puspa menyampaikan langkah strategis pemerintah. Kemenpar terus berkoordinasi dengan Kementerian Perhubungan untuk menghadirkan program subsidi tiket pada periode libur nasional (Lebaran, libur sekolah, dan akhir tahun).
Selain itu, Kemenpar mendorong kolaborasi dengan industri berupa paket bundling wisata hemat serta mengalihkan fokus promosi ke pasar short-haul dan medium-haul seperti wilayah Asia dan Oseania.
Rangkaian acara wisuda ditutup dengan pesan dari Direktur Poltekpar Makassar kepada para wisudawan agar senantiasa menjaga hospitality heart, berani berinovasi menembus batas, serta konsisten menerapkan prinsip pariwisata berkelanjutan dalam meniti karier profesional di masa depan.


Tidak ada komentar