Resmi Pimpin SMPN 48 Makassar, Sofyan Haeruddin Siap Akselerasikan Program Inovasi dan Adiwiyata

Redaksi
26 Jun 2026 10:18
2 menit membaca

MAKASSAR.DAULATRAKYAT.Momentum pergantian kepemimpinan di SMP Negeri 48 Makassar berlangsung khidmat melalui acara lepas sambut yang digelar hari ini.

Kepala Sekolah yang baru dilantik pada 22 Juni 2026 Senin kemarin di  Tribun Lapangan Karebosi Makassar,Sofyan Haeruddin, S.Pd., M.Pd., menyatakan komitmen penuhnya untuk melanjutkan sekaligus meningkatkan berbagai program inovatif yang telah dirintis oleh kepala sekolah sebelumnya.

​Sofyan, yang sebelumnya berpengalaman memimpin SMPN 51 dan SMPN 18 Makassar selama kurang lebih dua tahun, kini resmi didefinitifkan oleh Wali Kota Makassar melalui Dinas Pendidikan Kota Makassar untuk menakhodai SMPN 48.

Sementara itu, pejabat lama kini berpindah tugas ke SMPN 45 Makassar.

​Fokus Utama: Kawal Program Pemerintah Kota

​Dalam langkah awalnya, Sofyan menegaskan akan mengawal ketat penyelarasan arah kebijakan sekolah dengan program-program strategis Pemerintah Kota Makassar. Beberapa agenda utama yang akan diakselerasikan di antaranya:

​Pengelolaan Lingkungan: Memperkuat gerakan pemilahan sampah di lingkungan sekolah.

​Program Adiwiyata: Menggalakkan kembali penghijauan, termasuk gerakan menanam pohon bersama warga sekolah.

​Akselerasi Kombinasi: Memadukan inovasi yang sudah berjalan dengan imbauan Wali Kota guna menciptakan ekosistem sekolah yang unggul.

​”Tentu hal-hal yang sangat baik dan sangat inovatif dari kepala sekolah yang lama akan saya lanjutkan, bahkan jika perlu akan kami tingkatkan lagi,” ujar Sofyan saat diwawancarai di sela-sela acara.

​Apresiasi Pembelajaran Karakter Lewat Penyambutan Bilingual

​Sofyan juga mengaku sangat terkesan dengan konsep penyambutan yang disiapkan oleh para siswa SMPN 48 Makassar. Rangkaian acara yang diisi dengan tari-tarian tradisional hingga pengaturan protokoler dinilainya sebagai bukti nyata keberhasilan pembelajaran karakter di sekolah tersebut.

​Menariknya, seluruh jalannya protokoler dibawakan langsung oleh peserta didik dengan kombinasi dua bahasa, yaitu Bahasa Indonesia dan Bahasa Inggris.

​”Ini adalah praktik baik yang luar biasa karena semuanya dilaksanakan oleh murid-murid kita sendiri. Kegiatan ini sangat mengedukasi dan membangun karakter anak didik. Tugas saya adalah mempertahankan dan meningkatkan kualitas ini,” tambahnya.

​Guna mencapai target-target tersebut, Sofyan menekankan pentingnya refleksi internal dan sinergi yang kuat antara seluruh stakeholder sekolah, warga sekolah, serta Komite Sekolah.

​Update PPDB: Kuota Diperkirakan 269 Siswa

​Terkait proses Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) atau Seleksi Penerimaan Murid Baru (SPMB) tahun ini, Sofyan memberikan gambaran kuota untuk SMPN 48 Makassar.

​Meski masih berstatus pejabat baru dan perlu melakukan konfirmasi lanjutan bersama panitia internal, data sementara menunjukkan bahwa sekolah diperkirakan menerima sekitar 269 siswa baru.

Kuota tersebut terbagi ke dalam beberapa jalur seleksi, termasuk jalur domisili dan non-domisili (afirmasi). Adapun pengumuman resmi untuk jalur domisili dijadwalkan akan diterbitkan esok hari.

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

x
x