
Dinas Koperasi dan UKM Kota Makassar siap menggelar Makassar Entrepreneurship 2026 atau Ewako Fest 2026 sebagai ajang pengembangan pelaku UMKM, ekonomi kreatif, dan wirausaha muda. Kegiatan ini diharapkan menjadi wadah promosi produk lokal, memperluas jaringan usaha, hingga membuka peluang kolaborasi bagi para pelaku usaha di Kota Makassar.
Melalui event tersebut, Pemerintah Kota Makassar terus mendorong penguatan ekosistem ekonomi kreatif dan pemberdayaan UMKM agar semakin naik kelas, inovatif, dan mampu bersaing di era digital
MAKASSAR.DAULATRAKYAT. Sebagai langkah strategis memperkuat posisi Kota Makassar sebagai pusat kewirausahaan utama di kawasan Indonesia Timur, Pemerintah Kota Makassar melalui Dinas Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (UKM) secara resmi meluncurkan program unggulan tahunan baru bertajuk Makassar Entrepreneurship Festival atau yang populer disapa dengan nama Ewako Fest.
Peluncuran ini digelar bertepatan dengan persiapan peringatan Hari Kewirausahaan Nasional yang jatuh setiap tanggal 10 Juni, dengan harapan能够 menjadi momentum kebangkitan dan kolaborasi seluruh pelaku usaha di daerah ini.
Kepala Dinas Koperasi dan UKM Kota Makassar, Arlien Ariesta, menjelaskan bahwa Ewako Fest merupakan singkatan dari Edukasi Wirausaha Kolaboratif dan Inovatif, yang dirancang khusus bukan sekadar sebagai ajang pameran produk atau hiburan semata, melainkan sebagai wadah pertemuan, komunikasi, dan sinergi nyata antar para pelaku bisnis. Mengusung tema besar “Wirausaha Tangguh, UMKM Tumbuh, Makassar Mulia”, acara ini dijadwalkan akan digelar secara meriah pada tanggal 11 hingga 13 Juni 2026, bertempat di kawasan bersejarah Fort Rotterdam, Makassar.
“Selama ini, banyak unit kewirausahaan yang bergerak sendiri-sendiri dan belum terkoordinasi dengan baik. Melalui Ewako Fest ini, kami ingin merangkul semua elemen, mulai dari komunitas, asosiasi, lembaga pendamping, hingga perguruan tinggi, untuk duduk bersama merumuskan langkah yang lebih terarah. Tujuannya jelas, mengisi celah kendala yang selama ini dihadapi pelaku usaha serta memfasilitasi mereka agar bisa tumbuh bersama dan berkontribusi maksimal bagi ekonomi daerah,” ungkap Arlien Ariesta dalam konferensi pers peluncuran acara, yang juga dihadiri oleh Kepala Bidang Pendidikan dan Penyuluhan Koperasi UKM, Amirai, serta Muhammad Rizal selaku perwakilan penyelenggara dari Gemilang Kreatif Indo.
Dalam perancangan kegiatannya, Ewako Fest 2026 dikemas dengan materi yang sangat komprehensif dan berorientasi pada peningkatan kapasitas usaha. Berbagai sesi edukasi akan disajikan, mencakup pembekalan manajemen keuangan, strategi pemasaran modern, hingga wawasan mendalam mengenai etika dan praktik bisnis berbasis syariah atau pandangan ekonomi dalam Islam.
Lebih dari itu, fokus utama kegiatan ini adalah menyiapkan skala usaha bagi para pelaku UMKM agar mampu naik kelas, memperluas jangkauan pasar, dan meningkatkan daya saing produk lokal.
Kekuatan utama festival ini juga terletak pada luasnya jaringan kolaborasi yang dibangun pemerintah. Dinas Koperasi dan UKM menggandeng berbagai mitra strategis di antaranya Inkubator Bisnis UMKM, Makassar Creative Hub, komunitas Tangan di Atas (TDA), HIPMI Kota Makassar, Jaringan Saudagar Muhammadiyah, serta unit usaha dan startup dari berbagai perguruan tinggi terkemuka seperti Universitas Hasanuddin.
Arlien menambahkan, ke depannya agenda tahunan ini memiliki visi besar untuk dikembangkan menjadi festival berskala nasional, di mana pelaku wirausaha dari seluruh penjuru Indonesia akan diundang untuk hadir dan menjadikan Makassar sebagai pusat pertemuan ekonomi kreatif dan bisnis tanah air.
Tidak berhenti pada satu acara besar, Pemerintah Kota Makassar juga telah menyiapkan rangkaian agenda berkelanjutan lainnya sepanjang tahun 2026 untuk terus mendorong pertumbuhan sektor riil. Bulan Juli mendatang, peringatan Hari Koperasi akan dirangkaikan dengan penyelenggaraan Cooperative Expo, sementara pada tanggal 12 Agustus nanti, bertepatan dengan Hari UMKM Nasional, akan digelar pameran produk berskala global bertajuk UMKM Expo.
“Kami ingin memastikan dukungan pemerintah hadir secara terus-menerus, tidak hanya dalam bentuk acara seremonial, tetapi juga dalam pendampingan nyata. Mulai dari Ewako Fest, Hari Koperasi, hingga UMKM Expo, semuanya adalah bukti keseriusan kami agar wirausaha di Makassar semakin tangguh, UMKM semakin tumbuh berkembang, dan akhirnya mewujudkan cita-cita Makassar sebagai kota yang mulia melalui kemandirian ekonominya,” pungkas Arlien Ariesta.


Tidak ada komentar